Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Terpilih dalam AUPFY - PBB

Jakarta, Mahasiswi Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta jurusan Ilmu Komunikasi kembali menunjukkan eksistensinya di kancah Internasional. Dalam kesempatan kali ini, Umatul Khoiroh atau yang akrab disapa Uum terpilih menjadi delegasi Indonesia untuk menghadiri dan berpartisipasi aktif dalam rangkaian acara PBB, yakni Asia-Pacific Urban Forum Youth (APUFY) yang diselenggarakan pada tanggal 17-18 Oktober 2015 di Hotel Shangri-La Jakarta.

APUFY ini adalah salah satu rangkaian awal sebelum agenda APUF 6 yang diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 19-21 Oktober 2015 dan juga High Level Regional Meeting (HLMR) pada tanggal 21-22 Oktober 2015 dilakukan. Selain itu, APUFY juga merupakan sebuah platform yang mempertemukan anak muda di kawasan Asia-Pasifik untuk melakukan diskusi seputar isu-isu terkait perkotaan di tingkat regional. Adapun isu-isu yang dibahas di dalamnya terkait traffic jam, youth led waste management, child friendly city¸inclusive city,dan juga beberapa isu lainnya seputar perkotaan. Dalam pelaksanaannya, APUFY ini dihadiri oleh 150 delegasi dari Indonesia dan 150 delegasi dari 34 negara di kawasan Asia-Pasifik. Dalam acara ini juga turut hadir Bapak Basoeki Hadimoeljono selaku Menteri PU-PR RI, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Deputi Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot Dewobroto, Perwakilan UN-HABITAT Douglas Ragant, Chris Morris dari Asian Development Bank, dan juga Pejabat Eselon I Kementerian PU-PR.

Sebelumnya, Umatul Khoiroh sempat menjalani beberapa seleksi berkas sebelum akhirnya dinyatakan lolos pada program ini. Ada hampir 1000 pemuda yang turut mendaftarkan diri untuk bisa mengikuti program ini, hingga akhirnya terpilih 150 delegasi yang mewakili Indonesia. Setelah melalui tahap seleksi dan dinyatakan lolos, ia juga menjalani Pre-Event serta pembekalan di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta pada tanggal 21-22 September 2015.

“Ada kebanggaan tersendiri bisa menjadi delegasi Indonesia untuk menyuarakan gagasan pada pertemuan berskala Internasional ini. Saya merasa sangat beruntung bisa turut ikut andil dalam rangkaian acara PBB yang hanya dilakukan 4 tahun sekali. Selain itu, adanya acara ini juga memberikan peluang bagi saya untuk membangun jaringan internasional dengan para peserta yang datang dari kawasan Asia-Pasifik. Tidak hanya itu, menyandang status sebagai delegasi merupakan sebuah amanah bagi saya untuk menjadi pemuda yang terus berkarya” ucapnya.

Hasil dari rangkaian acara PBB tersebut juga dimuat dalam halaman web yang bisa dilihat pada link http://childrenyouth.org/2015/10/26/asia-pacific-regional-meetings-outcome-documents/. Selain itu, bagi para pemuda yang belum berkesempatan untuk bergabung dan mengikuti acara ini, APUFY 2015 juga membuka diskusi online yang bisa diakses melalui https://twitter.com/APUFY2015 atau dengan menjadi pengikut akun twitter APUFY2015 dan menggunakan hashtag #APUFY2015. Dengan begitu, kalian para pemuda bisa mengkritisi dan juga bisa memberikan saran maupun masukan sebelum akhirnya HABITAT III terumuskan.*** Humas-UIN.