Direktur LPDP Menguatkan Kerjasama dengan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Selasa, 26 April 2016. Sejak berkerja sama yang tertuang dalam MoU pada tahun 2013 antara UIN Sunan Kalijaga dengan LPDP maka LPDP berkewajiban untuk mengoptimalakan pemanfaatan LPDP tersebut.

Ada beberapa hal yang sangat perlu menjadi perhatian UIN dan LPDP dan diharapkan dari kunjungan ini UIN mempunyai trobosan baru untuk pengembangan dalam hal Pembiayaan Akademik maupun dalam hal Riset serta yang lainnya seperti Sandwich Program.

Jangan hanya sebatas dokument formalitas belaka ungkap Eko direktur LPDP. Membuka sharring dengan Pejabat UIN Wakil Rektor III dan para Ketua Program Studi S2 dan S3 di UIN Sunan Kalijaga.

Bila sekiranya hambatan itu ada pada LPDP maka pihak LPDP siap akan memperbaikinya dan apabila hambatan itu ada pada UIN Sunan Kalijaga mari kita cari solusinya.

UIN Sunan Kalijaga unik dalam penerimaan beasisswa LPDP kenapa berturut-turut dari tahun ke tahun sejak tahun 2013, 2014 dan 2015 setiap tahunnya hanya 13 orang dengan rincian untuk S2= 6 orang dan 5 orang untuk program Doktor. Ditambah 24 orang untuk pengayaan Bahasa.

Hal ini perlu dicari kenapa, apakah sarana Rekruitment yang belum tersosialisasikan dengan baik, atau yang daftar banyak tetapi belum lolos, hal ini pihak LPDP belum melakukan penelitian. Imbuhnya.

Untuk perekrutan, agar peminatnya tinggi bisa dilakukan melakukan Joint Program yang UIN sudah bekerjasama dengan Universitas di luar Negeri atau Program Sandwich dan atau Doble Degree dan tentu saja juga yang sudah terdaftar di LPDP.

Sosialisasi juga harus ditingkatkan sedini mungkin UIN dapat melakukan perekrutan atau mempersiapkan bagi mahasiswa yang berprestasi sejak semester VI. Bisa jadi selama ini mahasisswa yang pinter punya kemampuan tapi tidak convident atau kultur keluarga yang tidak mendukung untuk lanjut study apalagi keluar negeri ungkapnya.

UIN Sunan Kalijaga diharapkan juga dapat menginisiasi TOAFL untuk standar yang sama di negeri ini. Agar apabila ke Timur Tengah mahasiswa betul-betul sudah bisa eksplor diri di mana ia kuliah di Timur Tengah tutupnya. (rtm)