Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Diperlukan untuk Menangkal Paham Radikal

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Diperlukan untuk Menangkal Paham Radikal

DEMA UIN Sunan kalijaga bekerjasama dengan Lembaga MPR RI menyelenggarakan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Convention hall UIN Sunan Kalijaga, kamis 28 April 2016. Acara di hadiri oleh Wakil Ketua MPR RI Mahyudin, Anggota MPR Hardisoesilo, pimpinan UIN Sunan Kalijaga dan ratusan mahasiswa. Dalam sambutannya Wakil Ketua MPR, Mahyudin, mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan kegiatan konstitusional karena merupakan amanat dari UU No. 17 Tahun 2014. Pentingnya Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ini lebih menemukan momentumnya pada masa globalisasi. Tantangan yang di hadapi bukan hanya secara internal tetapi juga eksternal. Dari luar masyarakat menghadapi tantangan adanya pengaruh dari luar. Baik melalui persentuhan langsung dengan budaya asing maupun nilai-nilai yang disiarkan TV serta Internet. Karena itu, Mahyudinmengingatkan setiap anak Indonesia harus dibentengi dengan Pancasila. Tujuannya agar mereka tidak semakin jauh dari jati diri dan kepribadian Indonesia.

Dengan nada yang sama, Wakil Rektor III UIN Sunan Kalijaga, Dr. Ruhaeni, menyambut baik kerjasama kegiatan tersebut. Ruhaini berharap mahasiswa UIN Sunan Kalijaga tidak hanya terlibat pada kegiatan kegiatan lokal lebih dari itu, beliau berharap, mahasiswa UIN Sunan Kalijaga berkiprah pada kegiatan kegiatan konstitusional kebangsaan. Kementerian Agama, lanjutnya, merupakan pilar lain dari pilar kebangsaan yang menjalankan visi negara untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang taat beragama, rukun, cerdas, mandiri dan sejahtera lahir batin.