Rektor UIN Jogja Optimis Lulusan PTAIN Hadapi MEA

Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) secara resmi diberlakukan pada tahun 2016. Salah satu dampaknya, persaingan antar tenaga kerja di kawasan Asia Tenggara tidak terelakkan lagi. Dengan diberlakukannya MEA, jumlah tenaga kerja asing berpotensi meningkat tajam. Data Kementerian Ketenagakerjaan mencatat, sejak periode Januari-Februari 2016 saja jumlah tenaga kerja asing yang masuk dan bekerja di Indonesia berdasarkan Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA) mencapai 5.339 orang.

Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D. menuturkan MEA bukan merupakan ancaman yang harus ditakuti melainkan tantangan dan peluang untuk menembus pasar kerja regional. MEA membuka peluang dan kesempatan luas bagi anak bangsa untuk meniti karier di negara-negara Asia Tenggara. “Termasuk alumni UIN Sunan Kalijaga yang diwisuda hari ini tidak perlu takut dan pesimis untuk bersaing di dunia kerja profesional” kata Yudian dihadapan 330 lulusan program diploma, sarjana dan pascasarjana yang mengikuti prosesi wisuda di Multi Purphose UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Jumat (27/5)

Yudian menuturkan, secara internal Indonesia dengan bonus demografi yaitu pertumbuhan angkatan kerja seiring dengan terus meningkatnya jumlah usia produktif yang dimilikinya saat ini memberi peluang tersendiri di antara pertumbuhan penduduk negara Asia Tenggara. “Keberhasilan sangat ber­gan­tung pada kepiawaian Saudara dalam membaca peluang dan menciptakan peluang untuk memberdayakan diri” tutur Yudian alumni Harvard University.

Rektor berpesan dengan modal utama kompetensi keilmuan, soft skill, dan terus mengasah empat kecerdasan yang telah dipupuk selama ini di kampus, yaitu kecerdasan intelektual, sosial, spiritual, dan emosional menjadikan seorang yang profesional. “Dengan bekal di atas, kami optimis lulusan UIN Sunan Kalijaga memiliki daya saing tinggi untuk berkompetisi tidak hanya di dalam negeri tetapi juga secara global” kata Yudian.

Hari pertama Jum’at 27 Mei 2016 jumlah wisudawan/wati pada Wisuda Periode III Tahun Akademik 2015/2016, sebanyak 330 orang, dengan rincian sebagai berikut: Fakultas Adab dan Ilmu Budaya 35 orang, Fakultas Dakwah dan Komunikasi 44 orang, Fakultas Syariah dan Hukum 47 orang, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan 64 orang, Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam 30 orang, Fakultas Sains dan Teknologi 32 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora 25 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam 13 orang serta Pascasarjana 40 orang dan dari jumlah lulusan tersebut 175 orang berpredikat cumlaude.

Sementara itu, dari wisudawati predikat terbaik dan tercepat diwisuda disandang oleh Nazilatus Syukriyah dari program studi Pendidikan Agama Islam dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,86, dengan masa studi 3 tahun 4 bulan 7 hari. Yulis Pramitasari prodi Perbankan Syariah fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IPK 3,87 masa studi 3 tahun 6 bulan 23 hari. Wahyuni prodi Pengembangan Masyarakat Islam fakultas Dakwah Komunikasi IPK 3,86 masa studi 3 tahun 5 bulan 17 hari. Rezky Fazryatu Maqviroh prodi Pendidikan Kimia fakultas Sains dan Teknologi IPK 3,70 masa studi 3 tahun 6 bulan 29 hari.

Yudian menambahkan, sampai hari ini total jumlah alumni tercatat 50.531 orang, 493 orang diantaranya bergelar doctor dan 3.737 bergelar magister. Kehadiran alumni baru diharapkan dapat memperkuat jaringan alumni UIN Sunan Kalijaga dalam keikutsertaan mereka membangun negara dan memberdayakan masyarakat berdasarkan bekal ilmu, pengalaman, keterampilan, dan akhlak mulia sesuai profesi masing-masing. (ch/humas UIN)