Qatar Charity Indonesia dan UIN Sunan Kalijaga Bagikan Alquran Braille Digital

Direktur Qatar Charity Indonesia dan Rektor UIN Sunan Kalijaga menyerahkan Alquran Braille Digital ke penyandang tunan netra

Bulan ramadhan adalah waktu di mana diturunkannya kitab suci alquran. Kesempatan ini dimanfaatkan Qatar Charity Indonesia (QCI), sebuah yayasan amal swasta dari Qatar membagikan Alquran Braille Digital kepada 350 penyandang tuna netra di DIY, Jawa Tengah dan wilayah sekitarnya, Selasa (28/6), di Convention Hall UIN Sunan Kalijaga.

Pembagian Alquran Braille Digital yang diadakan Qatar Charity Indonesia bekerja sama dengan Pusat Layanan Difabel (PLD) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini adalah rangkaian kegiatan kemanusian di wilayah DIY dan Jawa Tengah yang sebelumnya telah digelar di beberapa kota di Indonesia.

Alquran Braille Digital ini berbasis teknologi suara, dilengkapi dengan terjemahan dan fitur-fitur yang mempermudah penyandang tuna netra dalam membaca alquran. Misalnya, tersedianya teks nama surat yang mempermudah mencari setiap nama surat yang ada di dalam alquran. Selain itu, ukuran Alquran Braille Digital yang tipis membantu penyandang tuna netra membawanya ke mana-mana.

Direktur Qatar Charity Indonesia Dr. Kareem Ali Huzain mengatakan, aksi sosial ini merupakan kali pertama QCI membagikan Alquran Braille Digital untuk masyarakat di DIY dan sekitarnya. Bahkan, jumlahnya terbanyak diantara kota-kota sebelumnya seperti Lampung, Pemalang, dan Garut.

Kareem berharap tahun depan akan diadakannya musabaqoh tilawatil quran bagi penyandang tuna netra, untuk melihat dampak dari alquran ini. “ Antusias peserta yang begitu besar memberi semangat untuk saling berbagi Alquran Braille Digital sebagai pedoman hidup manusia” kata Kareem, saat acara pembagian Alquran Braille Digital dan buka bersama.

Sementara Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof. K.H. Drs. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D. menuturkan, Alquran Braille Digital ini merupakan hadiah atau sedekah dari donatur orang Islam yang ada di Qatar. “ Kegiatan ini wujud bagian dari kasih sayang saudara muslim dari Qatar kepada kita” tutur Yudiah Wahyudi.

Yudian berpesan kepada penyandang tuna netra yang mendapatkan Alquran Braille Digital, untuk memanfaatkan dan menggunakannya sebaik-baiknya. Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi kita semua baik di dunia dan akhirat. (ch/Humas UIN Suka)