UIN Suka, Mengangkat 13 Dosen Tetap Non-PNS

Kebutuhan pengajar sangat penting untuk pengembangan kampus. Suatu keharusan perguruan tinggi dalam memperhatikan rasio dosen dan mahasiswa pada perkuliahan. Sebagai bentuk pengabdian, dosen dituntut membawa perubahan di institusinya. Tenaga pengajar yang berkualitas, sebagai amunisi dalam mecapai kemajuan universitas.

“ Kita merupakan manusia yang beruntung. Dan diharapkan membawa perubahan untuk kemaslahatan masyarakat kampus. Dengan profesi dan keahlian yang kita miliki mari bekerja sama untuk kemajuan kampus ini”, kata Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof. Drs. KH. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D, ketika menyambut dosen baru sekaligus penandatanganan kontrak kerja di ruang rapat PAU lantai 2, Selasa (19/7).

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dalam mewujudakan World Class Islamic Studies University telah merekrut 13 dosen tetap Non-PNS. Sebanyak 7 orang lulusan magister akan mengajar mahasiswa sarjana fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, 6 orang lulusan doktor mengajar di sekolah Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga.

Yudian Wahyudi berpesan, kehadiran kita di kampus harus dimaknai sebagai tanggungjawab atas amanat yang diberikan Allah. “ Seperti kita akan finger print ketika datang dan pulang, teknologi ini sebagai bukti kehadiran Allah. Bahwa ada yang mengawasi kita secara tidak langsung” tutur Yudian.

Sebanyak 13 dosen baru tersebut akan melaksanakan tugasnya selama 2 tahun dalam masa uji coba. Semoga bisa menjalankan amanah yang diterima di unitnya dan memajukan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta agar lebih baik. (ch/Humas).