UIN SUNAN KALIJAGA RESMI MENJADI ANGGOTA ASOSIASI AUN-QA

Yogyakarta, (29/07) Terhitung sejak Bulan Juli 2016 UIN Sunan Kalijaga resmi menjadi anggota asosiasi dari ASEAN University Network-Quality Assurance (AUN-QA). Serifikat keanggotaan UIN Sunan Kalijaga ini telah ditandatangan oleh Executive Director Prof. Nantana Gajaseni, Ph.D di Bankok Thailand. Keikutsertaan UIN Sunan Kalijaga dalam AUN-QA adalah sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan tinggi. Melalui perjalanan panjang yang cukup melelahkan, perjuangan menjadi anggota diawali dengan penyelenggaraan focus group discusion tentang pemahaman kriteria dan pengisian dokumen pendukung Asean University Network (AUN), training AUN-QA di Bankok, dan penyusunan self assesment report (SAR).

Ketua LPM Dr. M. Fakhri Husein, mengatakan bahwa keikutsertaan ini tidak instan begitu saja hal ini aawali pada bulan Desember 2015, diawali mulai keterlibatnya mengikuti training AUN-QA yang semua pesertanya merupakan wakil dari masing-masing perguruan tinggi calon anggota AUN-QA. Selain melakukan akreditasi ternyata AUN juga memfasilitasi pertukaran mahasiswa dan budaya yang menjadi anggotanya. Selain itu, berbagai short course and program development juga sering digelar. Hal ini untuk memberikan pemahaman dan kesamaan pandangan diantara perguruan tinggi yang ada di ASIA terkait mutu pendidikan tinggi. Pelatihan ini juga dimaksudkan sebagai program penilaian awal untuk memperkenalkan sistem AUN-QA dan meningkatkan QA pada perguruan tinggi. Para peserta adalah para profesional yang bertanggung jawab atas jaminan mutu pada tingkat program studi atau tingkat kelembagaan universitas baik negeri dan swasta.

Lebih lanjut Fakhri menjelaskan bahwa Penjamin mutu pada tingkat ASEAN University Network (AUN-QA) adalah sekelompok Petugas Penjamin Mutu (Chief Quality Officers/CQOs) yang ditunjuk oleh universitas anggota AUN sebagai ujung tombak untuk mengkoordinasikan kegiatan penjaminan mutu dalam rangka mewujudkan misi harmonisasi penggunaan standar pendidikan dan mencari perbaikan kualitas akademik perguruan tinggi secara berkelanjutan di ASEAN. Kegiatan AUN-QA yang dilakukan oleh CQOs sesuai dengan kesepakatan Bangkok yang diadopsi pada tahun 2000, yang menyediakan serangkaian pedoman untuk mempromosikan pengembangan system penjaminan mutu sebagai instrumen untuk menjaga, meningkatkan dan mengembangkan pengajaran, penelitian dan keseluruhan standar akademik dari perguruan tinggi anggota AUN. Sejak kesepakatan Bangkok tahun 2000, AUN-QA telah aktif mempromosikan, mengembangkan, dan menerapkan praktek penjaminan mutu berdasarkan pendekatan empiris di mana praktek penjaminan mutu mulai disosialisasikan, diuji, dievaluasi, serta diperbaiki. (Doni TW-humas).