Magang di Dunia Industri Bekal Menjadi Job Creator

Yogyakarta, CENDI (center for entreprenurship studies) bekerjasama dengan bagian kemahasiswaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyelenggarakan program magang Mahaiswa di Dunia Industri. Sebanyak 75 mahasiswa mengikuti magang yang dilaksakan selama bulan Oktober.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama Dr. H. Waryono, M.Ag., menyambut baik pelaksanaan program magang di dunia Industri tersebut. Menurutnya, melalui program magang ini diharapkan mahasiswa UIN Sunan Kalijaga memiliki bekal untuk menjadi job creator. “Malu jika alumni UIN Sunan Kalijaga malah menambah jumlah pengangguran sarjana yang setiap tahunnya semakin banyak,” tutur Waryono.

“Kita perlu bersinergi untuk mendorong kewirausahaan mahasiswa. Nantinya, mereka yang memiliki usaha akan kita beri penghargaan. Semacam penghargaan tahunan begitu,” ungkap Pak Iyon, panggilan akrab Dr. H. Waryono, M.Ag.,.

Ketua CENDI_center for entreprenueship studies UIN Sunan Kalijaga Ahmad Salehudi, MA., pemagangan merupakan jalan pintas (short cut) untuk menjadi pengusaha. Melalui magang, mahasiswa tidak hanya diasah kemampuan tehnis berwirausaha, tetapi juga di dorong untuk menyerap pengetahuan menyeluruh bagaimana pemilik dunia usaha bisa sukses menjalankan usahanya.

Melalui magang, lanjutnya, mahasiswa juga di dorong untuk belajar membangun networking, memiliki ide kreatif, dan semangat pantang menyerah. Kepada para orang yang telah sukses tersebut, mahasiswa magang belajar untuk menjadi sukses. “Peserta magang harus mendengarkan cerita dari pemilik usaha, bagaimana bisa sukses. Jatuh bangunnya seperti apa,” ungkapnya.

Menurut Sekretaris CENDI_center for entreprenueship studies UIN Sunan Kalijaga Noor Syaif Muhammad Musaffi, M.Sc., ada lima kluster usaha yang menjadi tempat magang, yaitu perdagangan, kuliner, Jasa, ecopreneurship, dan tehnopreneurship. “Pengklusteran tersebut di didasarkan oleh kecenderungan usaha yang selama ini di tekuni mahasiswa UIN Sunan Kalijaga,” ungkapnya.

Agar hasil pemagangan sesuai dengan output yang diharapkan, lanjutnya, mahasiswa magang tidak hanya dibimbing oleh para supervisor yang berada di tempat magang, tetapi juga di dampingi oleh dosen-dosen muda UIN Sunan Kalijaga yang mumpuni di bidang dunia usaha, seperti Dr. Abdur Rozaki, Lindra Darnaela, M.Hum., Meyrena Wulandari, M.Psi., Moh. Rudi Nugroho, M.Sc., Syifaun Nafisah, M.T., Ulyati Retnosari, M.Hum., dan Mufiatun, MEI.

Sebagai bahan evaluasi kedepannya, perlu dibuat profil mahasiswa uin Sunan Kalijaga Yogyakarta yang memiliki usaha. Dengan profil tersebut kita bisa mengetahui apa saja yang dapat dilakukan oleh UIN Sunan Kalijaga untuk mendorong kewirausahaan mahasiswa tersebut semakin tumbuh dan berkembang. (Salehudin-ch/humas)