Rektor UIN Sunan Kalijaga Buka Kerjasama di beberapa perguruan Tinggi Timur Tengah

Sebagai upaya untuk memperluas kerjasama Internasioanal menuju Word Class University baru baru ini Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof.Drs.KH. Yudian Wahyudi. Ph.D mengunjungi beberapa perguruan tinggi di Mesir dan Tunisia. Kunjungan ini dilaksanakan tanggal 27-29 September 2016.

Dalam kunjungan ke Mesir dan Tunisia ini Rektor didampingi Oleh Dr.Tulus Musthofa, Lc.MA dari CDCIA ( Center for Developing Cooperation and Internasional Affairs ) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Dalam kunjungan international Rektor dan pengurus CDCIA telah mengunjungi beberapa universitas besar di timur tengah diantaranya, Universitas Canal Suez di Ismailiya, Universitas Al Azhar dan Universitas Ain Syams di Cairo serta Liga Perguruan Tinggi Islam, universitas Zaituna dan Universitas Sousse.

Dalam kunjungan ke Canal Suez University (CSU) Rektor diterima oleh Prof. Dr. Mamdouh Gharab Rektor CSU yang kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan MOU antara UIN Sunan Kalijaga dan CSU. Pada kesempatan tersebut langsung dibicarakan tindak lanjut dari MOU tersebut diantaranya UIN Sunan Kalijaga akan mengirim tiga mahasiswa Program Doktor kelas Internasioanal Dirasat Islamiyah wal Arabiyah dalam program Sandwich ke CSU selama tiga bulan untuk memperkuat kemahiran bahasa arab sekaligus bimbingan penulisan disertasi.

Kedua belah pihak juga berharap ada kerjasama dibidang ilmu pengetahuan umum seperti bidang perikanan dan kelautan dimana CSU mempunyai pengalaman dalam bidang tersebut, hal ini sesuai dengan adanya rencana UIN Sunan Kalijaga membuka Fakultas Perikanan dan Kelautan. Hal ini sejalan dengan perhatian pemerintah dalam bidang perikanan dan kelautan sebagai Negara maritim.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan pembicaraan secara terpisah dengan para wakil rektor, wakil bidang lingkungan dan pengabdian masyarakat Prof. Dr. Athif Muhamad Abu Annur dan Wakil rektor bidang penelitian dan urusan paskasarjana Prof. Dr. Magidah Hagras dimana dalam salah satu dialog dibicarakan kemungkinan kerjasama dalam bidang penulisan ilmiyah bagi para dosen yang akan mengajukan guru besar.

Diantara agenda rektor padakun jungan ke CSU adalah mengunjungi Pusat studi Indonesia. Pada kunjungan ini rektor dan tim CDCIA diterima oleh Prof. Dr. Hasan Yususf sebagai direktur serta melakukan dialog dengan mahsiswa CSU yang sedang mengikuti kursus bahasa Indonesia bahkan bapak rektor sempat menjelaskan tentang beberapa karakteristik bahasa Indonesia dibandingkan dengan bahasa Arab.

Pada hari ke dua, tanggal 28 September 2016 Rektor UIN Sunan Kalijaga berkunjung ke Universitas Al Azhar.

Dalam kunjungan tersebut rektor dan tim CDCIA diterima oleh Prof Dr.Ibrahim Salah Al Hud hud Rektor Universitas Al-Azhar didampingi oleh Prof.Dr. Ashraf Atia Aly El-Bedwehi, wakil rektor bidang Pascasarjana dan Researches.

Dalam kesempatan tersebut Rektor UIN Sunan Kalijaga menyampaikan terimakasih kepada Universitas al-azhar yang telah membantu membuat pondasi keilmuan UIN Sunan Kalijaga sebagai perguruan tinggi Islam tertua di Indonesia.

Rektor menyampaikan bahwa Saat ini UIN Sunan Kalijaga tidak lagi hanya memiliki Fakultas dan prodi berbasis keilmuan Islam akan tetapi telah membuka berbagai fakultas Umum sehingga diharapkan kepada Universitas Al-Azhar agar ikut membantu juga dalam penguatan bidang keilmuan diluar study Islam dan bahasa Arab.

Respon Rektor Univ Al-Azhar sangat positif dan meminta kepada UIN Sunan Kalijaga untuk menuangkan yang menjadi keinginannya dalam MoU dan segera dikirim ke Al-azhar dengan koordinasi ke Pihak KBRI Cairo.

Pada hari ke dua ini, rektor dan CDCIA juga mengagendakan berkunjung ke Liga Perguruan Tinggi Islam dan diterima oleh: Prof.Dr.Ismail Syahiin wakil Sekjen., Dr.Ishaq Abdel Al Dekan Fakultas Kedokteran Univ Al-Azhar., Dr.Samiel Syaref Mantan menteri Komunkasi dan Dekan Fakultas Komunikasi Univ. Al Azhar. dan Waleed Abdul Munim el Saiid Direktur hubungan luar negeri dan sekertaris Sekjen.

Dalam kesempatan tersebut rector menyampaikan keinginannya untuk menjalin kerjasama dengan Liga Pergruan Tinggi Islam dan dengan perguruan Tinggi anggota Liga khususnya Perguruan tinggi yang sudah mempunyai reputasi Internasioanal sebagai ikhtiar untuk merealisasikan keinginan UIN Sunan Kalijaga menjadi Word Class University khususnya dalam bidang penelitian dan penerbitan karya-karya ilmiyah paradosen dalam journal ilmiyah yang sudah mempunyai reputasi dan akreditasi Internasional.

Selain itu, itu Rektor UIN Sunan Kalijaga juga berharap agar Liga Perguruan Tinggi Islam mengambil inisiatif bagi peningkatan pembelajaran bahasa arab, khusunya didalam mewujudkan adanya Standar Tes Kemampuan Bahasa Arab yang diakui secara internasonal seperti yang ada pada bahasa asing yang lain.

Dalam kunjungan tersebut dilakukan penandatangan MOU antara UIN Sunan Kaljaga dengan LigaPerguruanTinggi Islam.

Pada hari yang sama dilanjutkan dengan kunjungan ke Uniersitas Ain Syams. Dalam kunjungan ke Universitas Ain Syams, Rektor fokus melakukan kunjungan ke Fakultas Pendidikan, suatu fakultas terbesar di perguruan tinggi tersebut dimana dibawah fakultas tersebut ada 17 program studi yang setiap prodi memiliki gedung sendiri .

Perguruan Tinggi ini tidaklah asing bagi kalangan akademisi di Indonesia khusus nya dilingkungan Kementerian Agama karena paling tidak ada dua tokoh nasional akademisi Indonesia yang merupakan lulusan Universitas Ain Syams yaitu : Prof.Dr.Zaliyah Darajat dan Prof. DR. Alwy Syihab.

Perguruan tinggi ini juga menjadi tujuan utama mahasiswa indonesia yang mendapatkan beasiswa dari LPDP ,salah satu perguruan tinggi yang direkomendasikan adalah Universitas Ain Syams .

Dalam kunjungan ini rektor dan CDCIA diterima oleh : Prof.Dr.Mahmoud Muhamad al Handur Ketua Prodi bahasa Arab dan study Islam dan Prof.Dr.Wael el sayyed Ali Guru Besar univ. Ain Syams. Dalam kunjungan ini, juga ditandatangani MOU pengembangan akademik dan kelembagaan antara UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dengan Universitas Ain Syams.

Pada hari ke tiga, Tanggal 29 September, rector dan CDCIA melanjutkan kunjungan ke Tunisia. Kunjungan ini, langsung di terima oleh Duta Besar RI untuk Tunisia yaitu Ronny Prasetyo Yuliantoro. Dubes memberi gambaran tentang sosiokultural masyarakat Tunisia yang dalam beberapa hal ada banyak kesamaan dengan Indonesia sehingga beliau berharap kerjasama Indonesia Tunisia tidak hanya bidang akademik akan tetapi juga bidang yang lain seperti social, ekonomi dan perdagangan dengan peranaktif dunia perguruan tinggi.

UniversitasZaituna :

Univesrsitas Zaetuna merupakan perguruan tinggi Islam tertua yang berdiri sebelum Universitas Al-azhar yang sudah berumur 1000 tahun lebih.

Berbeda dengan kunjungan kebeberapa perguaran tinggi sebelumnya yang selalu dengan melakukan penandatanganan MOU, kunjungan kunjungan ke Univ. Zaetuna langsung dibicarakan tindak lanjut MOU, karena UIN Sunan Kalijaga sudah menandatangani MOU dengan Univ. Zaetuna tiga tahun yang lalu.

Dalam kunjungan ke Universitas Zaituna, Rektor UIN Sunan Kalijaga menyampaikan kuliah umum dengan judul ‘kenapa umat Islam mundur dan terjajah?’. Ceramah yang disampaikan dalam bahasa arab dan Inggris ini, dihadri oleh Dosen, Mahasiswa dan Praktisi berhasil mendapatkan respon yang positif ditandai dengan banyakna pertanyaan.

Tindaklanjut yang akan segera dilakukan dari kunjungan ke Univesitas Zetuna adalah program sandwich dengan mengirimkan mahasiswa program doktor internasional Dirasat Islamiyah wal Arabiyah ke Univ. Zaetuna selama satu tahun untuk menyelesaikan disertasi dengan promotor para guru besar di Univ. Zaetuna.

Disamping itu dibicarakan juga tukar menukar kunjungan para dosen baik untuk member kuliah maupun seminar. Salah satu bentuk program ini telah diundang Prof.Dr.Muhamad Al Mestiry sebagai pembicara dalam seminar Internasional tentang hak azasi manusia yang diselenggaraakan di UIN Sunan Kalijga tanggal 12 Oktober 2016.

Disamping itu direncanakan Rektor Univ. Zaetuna Prof. Dr.Hisyam Gereisyah akan diundangke UIN SunanKalijaga antara tanggal 1-7 Desember 2016.

Universitas Sousse

Kunjungan rector dan CDCIA ke pergruan tinggi universitas Sousse diterima oleh dekan Fakultas Sastra dan Humaniora Prof. Dr. Munsef mewakili rektor karena rektor sedang berada di luar. Pembicaran dengan Univ. Sousse lebih ditekankan pada kerjasama dalam bidang Ilmu pengetahuan umum dan saintek karena Univesitas Sousse merupakan perguruan tinggi Umum. Dalam waktu dekat sekitar awal November Dr Munsef juga akan bekunjung ke Indonesia atas undangan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan diharapkan pada waktu itu bisa berkunjung ke UIN Sunan Kalijaga.

Dalam kunjungan ke Universitas Sousse juga telah ditandatangani MOU antara dua belah pihak terkait pengembangan bidang akademik dan kelembagaan.

Dr.Tulus Musthofa, Lc.MA selaku tim CDCIA menyampaiakan bahwa Dengan ditandatanganinya MoU dengan berbagai perguruan tinggi di Timur Tengah maka tindak lanjutnya ada pada prodi masing-masing sesuai dengan bidangnya untuk membuat rancangan yang kemuadian akan di bicarakan lebih lanjut realisasi kerjasama yang dimaksud. “semoga dengan adanya MoU dengan taraf lintas benua ini dapat membawa kemajuan di bidang akademik dan kelembagaan UIN Sunan Kalijaga seiring dengan terwujudnya menjadi World Class University dalam bidang keilmuan islam”, pungkas Tulus Mustofa. (Doni TW-Humas)