Himbauan Pimpinan UIN Sunan Kalijaga untuk Civitas Akademika

Belakangan ini negara kita dikejutkan dengan masalah-masalah yang mengarah pada indikasi terganggunya stabilitas nasional. Masyarakat disibukkan dengan isu SARA, seperti dugaan penistaan agama, munculnya gerakan anti nasionalis dan publikasi secara massif simbol-simbolnya, maneuver politik yang tidak sehat, serta kegiatan yang mengarah pada instabilitas.

Jika situasi ini tidak segera diatasi, dikhawatirkan akan mengganggu ketenangan, ketentraman dan keharmonisan hubungan antar umat beragama, sulitnya menciptakan keamanan dan ketertiban lingkungan, terhambatnya roda pemerintahan, serta menghambat kreativitas dan dinamika masyarakat dalam mewujudkan pembangunan nasional.

Oleh karena itu, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sebagai institusi Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) menghimbau kepada seluruh civitas akademik UIN Sunan Kalijaga untuk memahami, menghayati dan mengamalkan empat pilar kebangsaan sebagai hal sangat mendasar dan esensial dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Keempat pilar yang harus kita jaga bersama itu adalah Pancasila sebagai dasar/ideologi negara, UUD 1945 sebagai konstitusi, NKRI sebagai bentuk negara, Bhinneka Tunggal Ika sebagai semangat pemersatu bangsa.

Selain itu UIN Sunan Kalijaga juga mengamanatkan dilaksakan Tri Dharma Perguruan Tinggi (pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, pengabdian kepada masyarakat) sebagai komponen utama pendidikan tinggi. Pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi harus berkontribusi positif bagi pengembangan sumber daya masyarakat seluas-luasnya.

Semakin tinggi kontribusi pelaksnaan Tri Dharma Perguruan bagi pengembangan sumber daya masyarakat, akan semakin baik pula pola pikir masyarakat dalam mensikapi setiap tantangan dan hambatan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam mensikapi derasnya arus informasi.

Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi juga diharapkan bisa berperan dalam memberikan penerangan, mensosialisasikan program-program pemerintah, mendidik masyaraka bagaimana mengelola kekayaan alam dan budaya untuk kesejahteraan dan kedamaian bersama dan memberi pencerahan terkait isu-isu yang mengganggu stabilitas nasional, (Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Sunan Kalijaga, Dr. Waryono, M.Ag.)