UIN DENGAN ZAITUNA UNIVERSITY SEPAKAT SELENGGARAKAN PROGRAM DOUBLE DEGREE UNTUK S2 & S3

Bertempat di ruang kerja Rektor pada tanggal 5 Desember 2016 telah ditanda tangani MoA (Memorandum of Aggreement) antara UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dengan Rektor Zaituna University Tunis. Salah satu point penting dari MoA tersebut adalah kerjasama antara dua Universitas untuk menyelenggarakan program Double Degree bagi mahasiswa S2 dan S3. Sebagaimana diungkapkan oleh Wakil Rektor Bid. Kemahasiswaan & Kerjasama (Dr. Waryono AG) bahwa penandatanganan MoA ini merupakan kelanjutan dari penandatanganan MoU pada tahun 2013, dimana kedua belah pihak ingin bersama-sama saling berkontribusi pada peningkatan SDM khususnya dalam bidang Islamic Studies.

Pada kesempatan yang sama Rektor Zaituna University, Prof. Hesyam Grisyah, mengungkapkan bahwa kajian keislaman antara UIN dengan Zaituna memiliki beberapa karakteristik yang sama diantaranya adalah kajian yang mengedepankan pada prinsip toleransi dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusian.

Sebelum penandatangan MoA, Prof. Hesyam berkesempatan memberikan kuliah umum dihadapan para mahasiswa S2 dan S3 Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dengan tema: al-Ittijahat al-Afkar al-Islamiyyah al-Mu’ashiroh ba’da al-Rabi’ al-‘Araby. Pada kesempatan tersebut, Prof. Hesyam memuji Islam Indonesia yang datang dengan tanpa kekerasan dan peperangan serta Islam yang bisa berdampingan dengan demokrasi. Meskipun Tunis adalah negara dengan madzhab mayoritas Maliki akan tetapi sangat terbuka dengan madzhab lain, bahkan Prof. Hesyam berseloroh, bagi mahasiswa Indonesia yang kuliah di Zaituna yang bermadzhab Syafi’i setelah selesai kuliah tetap akan bermazhab Syafi’i.

Mengawali program tersebut pada tahun 2016 ini, Pascasarjana mengirimkan 3 mahasiswa S3 Kelas Internasional bahasa Arab mengikuti program sandwich selama 6 bulan di Zaituna University.

Berita Terkait