Peningkatan Kemampuan Soft Skill Bagi Mahasiswa Bidik Misi

(25-26/12) Sejumlah 470 orang mahasiswa penerima beasiswa bidik misi (BM) UIN Sunan Kalijaga yang terdiri dari mahasiswa BM angkatan 2013, 2014 dan 2015 mengikuti pembinaan sekaligus pelatihan soft skil bertempat di hotel Galuh, Klaten. Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari, dibuka langsung oleh Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Drs. Yudian Wahyudi, MA, Ph.D. Selain rektor, hadir dalam acara pembukaan adalah Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr. Waryono Abdul Ghofur dan beberapa dosen pembina mahasiswa BM sekaligus sebagai instruktur dalam pelatihan, antara lain: Dr. Mochamad Sodik, Dr. Ibrahim, Dr. Fatma Amalia, Dr. Muhammad Qowim dan Bono Setyo, M.Si

Dalam sambutannya Rektor UIN Sunan Kalijaga mengingatkan bahwa saat ini tidaklah cukup seorang mahasiswa hanya berbekal pada kemampuan akademik namun perlu juga memiliki kemampuan soft skill yang berupa adab dan akhlak. Keduanya harus balance, tidak boleh hanya salah satu yang dominan. Lebih lanjut rektor menjelaskan, adab menyangkut nurma, etika, sopan santun yang berlaku umum dalam masyarakat, sedang akhlak haruslah diterjemahkan secara lebih luas dan kontekstual dalam kerangka kualitas minimal akademik yang harus dicapai oleh mahasiswa. “Seorang mahasiswa yang adabnya baik, misal kalau ketemu dosennya cium tangan, namun presensinya kurang dari 75% tetap saja tidak boleh ikut ujian dikarenakan “akhlak”nya tidak baik,” tegas Yudian

Dalam pelatihan soft skill ini, mahasiswa diberikan materi meliputi: kemampuan dasar kepemimpinan, pengembangan kepribadian, motivasi berprestasi, etika komunikasi, manajemen konfik dan lain-lain. Selain materi pelatihan yang sifatnya in-class di hari pertama, pada hari kedua mahasiswa diajak outbound yang berlokasi di pelataran candi Prambanan. Dengan out-bound ini diharapkan mahasiswa dapat lebih saling akrab sesama teman, memiliki sikap peduli, menghargai, empati dan dapat melakukan pekerjaan atau aktivitas secara teamwork.

Sementara itu Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr. Waryono Abdul Ghofur, mengharapkan agar dengan kegiatan ini para mahasiswa bidik misi dapat menularkan virus kebaikan yang berupa kemampuan soft skill-nya pada mahasiswa UIN Sunan Kalijaga lainnya. “Disamping itu, mahasiswa bidik misi diharapkan dapat menjadi “role model” bagi mahasiswa UIN Sunan Kalijaga secara umum,” jelas Waryono.

Salah seorang peserta pelatihan, Muqodar, merasa puas dengan adanya kegiatan pembinaan yang dikemas dalam pelatihan dan outbound ini. “Saya merasa senang dan enjoy selama mengikuti acara ini dan berharap kegiatan ini dapat berlanjut pada setiap tahun,” papar Muqodar yang saat ini kuliah di prodi Ilmu Komunikasi Fishum UIN Sunan Kalijaga semester 5. (Doni TW-Humas).