Dosen UIN Moderatori Debat Publik Cawabup Kulonprogo 2017

Rangkaian Debat Publik calon Wakil Bupati Kulonprogo 2017

Setelah putaran pertama debat publik yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kulonprogo untuk calon Bupati terpilih, kali ini dalam putaran ke-dua kegiatan serupa di peruntukkan kepada calon Wakil Bupati. Debat Publik yang digelar pada Minggu (29/1) mengusung tema kesejahteraan sosial, narkoba, dan perlindungan anak dan perempuan, yang dimoderatori Dosen Fakultas Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Alimatul Qibtiyah, S.Ag., M.Si., MA, Ph.D.

KPU Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyelenggarakan Debat Publik Pasangan Calon Wakil Bupati Kabupaten Kulonprogo Tahun 2017. Acara ini disiarkan secara live di Stasiun Televisi Republik Indonesia (TVRI) dan Radio Republik Indonesia (RRI) Daerah Istimewa Yogyakarta di jam. 16.30 - 18.00 WIB. Sementara untuk siaran tunda debat publik ini bisa disaksikan pada hari Selasa (31/01/2017), di stasiun ADITV pukul 19.00 sampai 20.30 WIB.

Dalam rangka mengetahui lebih dalam terkait visi-misi yang akan mereka bangun, memberikan informasi yang komphrehensif terkait dengan kompetensi calon dan mengeplorasi visi misi calon lebin dalam dan luas, KPU Kabupaten Kulonprogo memilih moderator debat publik yang tidak cukup hanya mampu mengelola debat, akan tetapi juga harus ahli dalam bidang yang menjadi tema perdebatan.

Oleh sebab itu, KPU menunjuk moderator dari kalangan profesional dan akademisi, yakni Alimatul Qibtiyah, S.Ag., M.Si., MA, Ph.D. Wanita kelahiran 9 September 1971 ini dikenal publik sebagai Dosen aktif di perguruan tinggi Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, dan juga sebagai Wakil Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi serta aktif dalam study gender.

Ketika berlangsungnya debat publik Alimatul Qibtiyah memandu acara antara dua calon wakil Bupati Kulon Progo, yaitu nomor urut I, BRAy. Hj. Iriani Pramastuti dan calon wakil Bupati nomor urut II, Drs. H. Sutedjo, yang bertarung mengemukakan visi-misi dalam membangun Kabupaten Kulon Progo.

Dalam segmen pertama moderator lulusan S2 Amerikan dan S3 di Australia ini, membuka acara kemudian memberikan pertanyaan secara selang-seling kepada dua calon wakil bupati dengan durasi yang telah ditentukan. Tidak hanya membacakan pertanyaan, Alimatul Qibtiyah juga menyampaikan pertanyaan yang menjadi pendalaman atas visi dan misi yang disampaikan kandidat calon Wakil Bupati.

Hal ini penting mengingat peran Alimatul Qibtiyah yang juga menjadi bagian dalam tim ahli yang menyusun materi debat. Kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dari masing – masing calon wakil bupati terpilih. Bagi setiap calon di perkenankan memberikan pertanyaan terkait tema yang diusung untuk diberikan kepada lawannya. Begitupun sebaliknya, dengan batasan durasi yang telah ditentukan.

Di segmen terakhir Alimatul Qibtiyah menutup sesi tanya-jawab, lalu mempersilahkan kedua calon memberikan closing statement masing-masing. Diakhir segmen ini moderator meyampaikan pesan kepada seluruh pemirsa dan penonton studio untuk menjadi pemilih yang cerdas dan penuh berintegritas. “jadilah pemilih yang Cerdas dan Berintregritas” kata Alimatul Qibtiyah.(al-ch/humas UIN Suka)