Menjaga Budaya Mutu: UIN SUKA Selenggarakan AME

UIN Sunan Kalijaga selama dua hari (20-21/3) melaksanakan Audit Mutu Eksternal (AME) oleh PT. TUV-Rheinland yang mengacu pada sistem ISO 9001. Kegiatan ini merupakan surveilance dan 2nd follow up Audit upgrade dari sistem ISO 9001:2008 ke sistem ISO 9001:2015, sehingga dilakukan sampling pada beberapa fakultas atau unit kerja, sebagai bagian dari proses re-sertifikasi pada tahun 2018 nanti.

Menurut Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga Prof. Dr. Sutrisno, M.Ag menuturkan budaya mutu harus tetap dilestarikan dalam setiap aspek kehidupan di kampus, sehingga dapat berpengaruh terhadap perubahan dan peningkatan proses pendidikan di perguruan tinggi. “ Variabel mutu harus dilaksanakan secara sinkron, linier dan konsekuen” tutur Sutrisno.

Menurut Rahmad Hidayat (Leader Audit) kegiatan audit surveillance tahun ini hanya menemukan 2 temuan minor dan beberapa temuan non-confirmity. Temuan minor merupakan temuan yang tidak merugikan mahasiswa namun jika tidak diperbaiki kedepan dapat mengganggu proses manajemen. Menurutnya sejauh mana sasaran mutu telah terpenuhi belum tergambarkan secara jelas. Pada unit-unit dan fakultas belum tersedia informasi terdokumentasi tentang analisis dan evaluasi pasca kegiatan. Rahmad merekomendasikan perlunya dilakukan evaluasi terhadap capaian sasaran mutu tersebut.

Ia menambahkan sebaiknya SWOT analysis yang ada pada Prodi dapat diukur secara quantitative sehingga keputusan manajemen dapat dilakukan berdasarkan skala prioritas. Perlu evaluasi terhadap efektifitas pelaksanaan MOU. Dari sekitar 250 naskah MOU apakah tujuan, sasaran dan programnya sudah sesuai dengan yang diharapkan belum diketahui secara pasti. Selain itu perlu perhatian lebih dari pimpinan karena ternyata banyak dosen dan staf yang belum paham terhadap 6 Core Values UIN Suka. (chabib/humas)