UIN Sunan Kalijaga Semakin Mantab Menuju World class University di Bidang Islamic Studies.

MenjadiWorld Class Universityitu penuh dengan perjuangan, dan bisa di capai dengan waktu yang tidak singkat, semua itu membutuhkan proses yang berkelanjutan. Seluruh elemen-elemen harus saling bekerjasama bantu-membantu guna mencapai cita-cita bersama. Karena UIN Sunan Kalijaga adalah Universitas yang mempunyai spesialisasi dibidangIslamic studiesmaka sudah selayaknya UIN Sunan Kalijaga menjadiWorld Class University (WCU)dalam BidangIslamic Studies. Hal ini disampaikan oleh Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Drs. KH. Yudian Wahyudi, MA, Ph.D., dalam pembukaan Rapat Kerja UIN Sunan Kalijaga, dengan tema “Mewujudkan Pengakuan International dalam Bidang Islamic Studies”, di Hotel Grand Aquila Bandung, 22-24 Maret 2017.

Rektor Menjelaskan bahwa untuk mencapai pengakuanWorld Class University, UIN Sunan Kalijaga sudah melakukan bebrapa strategi di antaranya yaitu dengan dibukanya ProgramPost Doctoral.International Post Doctoral Research Programini merupakan yang pertama diselenggarakan di Indonesia. Inilah yang menjadi langkah awal UIN Sunan Kalijaga menuju World Class University di Bidang Islamic Studies. “Hingga saat ini, sudah ada 15 orang peserta program post doctoral. Sebanyak 8 orang berasal dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 4 orang dari Pekalongan, 3 orang dari Jember. Per 1 Maret 2017, sudah bergabung peserta internasional, 1 orang dari Amerika dan 1 orang dari German”, tutur Yudian.

Jika UIN Sunan Kalijaga mampu menyelenggarakan sebanyak 20 Peserta pertahunnya maka sudah ada 80 Tulisan Makalah (1 Perserta 4 Tulisan) per tahunnya, yang akan dipublikasikan di jurnal-jurnal International. Dengan demikian jelaslah tulisan pesertaPost Doctoralyang dimuat di jurnal-jurnal internasional ini akan mengharumkan dan mengangkat nama UIN Sunan Kalijaga di Kancah Dunia. Saat ini sudah ada 16 PTKIN/PTKIS Se-indonesia yang telah melakukan MoU untuk ikut dalamPost Doctoral Research Programyang dibuka UIN Sunan Kalijaga. Selain itu akan di buat jurnal-jurnal di tiap fakultas dengan akreditasi international minimal satu fakultas 1 jurnal internasional. Dengan dibuatnya jurnal terakreditasi international di tiap-tiap fakultas maka dosen-dosen akan tergugah untuk lebih bersemangat menulis dan menelurkan ide-ide barunya.

“sudah saatnya kita bersama-sama, bahu-membahu untuk menuju World Class University di Bidang Islamic Studies. Tinggalkan kepentingan pribadi dan golongan, maksimalkan energi Positif dan meminimalkan energi negatif hingga tercapai derajat keseimbangan positif dan sampai pada titik tertinggi yaitu kesuksesan bersama”, tambah Yudian.

Turut hadir menjadi narasumber dalam Rapat Kerja 2017 yaitu, Prof. Dr. Nizar, MA. (Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam), Prof. Dr. Pepen Arifin (Kepala Sisitem Penjaminan Mutu ITB), dan Kastolan, S.Pd., M.Si. (Kabag. Perencanaan Pendis Kemenag).

Ditemui terpisah, Kabag Perencanaan UIN Sunan Kalijaga, Dra. Kenya Budiani, M.Si. menyampaikan bahwa Raker 2017 kali ini merupakan wadah dan wahana untuk menyamakan persepsi, komitmen dan langkah-langkah kerja dalam upaya meningkatkan kualitas kinerja Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.” Selain melakukan perencanaan juga dilakukan evaluasi atas pelaksanaan program-program kegiatan tahun sebelumnya, seta merupakan sosialisasi terkait kebijakan-kebijakan Direktorat Jenderal Pendidiakan Islam Kementerian Agama”, Pungkas Kenya. (Doni TW-Humas).