193 Orang Mahasiswa Angkatan 2017 UIN Suka Lolos Beasiswa Bidikmisi, Dipastikan 100% Beasiswa Bidikmisi di Kampus UIN Suka Tidak Salah Sasaran

Dr. H. Waryono, M. Ag menyampaikan arahan kepada mahasiswa bidikmisi

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr. H. Waryono, M. Ag., menyampaikan penerima beasiswa Bidikmisi UIN Sunan Kalijaga akan terus didampingi untuk memastikan mereka semua bisa membagi waktu dengan baik antara kuliah, kegiatan ektra-kurikuler, seperti Senat Mahasiswa (Sema), Dewan Mahasiswa (Dema) atau Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) dan kegiatan intra-kurikuler dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Upaya ini dilakukan agar semua mahasiswa Bidikmisi bisa mencapai prestasi, baik secara akademik maupun non-akademik. Sehingga apa yang sudah dilakukan Pemerintah dengan memberikan fasilitas beasiswa kepada para Mahasiswa yang orang tuanya kurang mampu akan membuahkan hasil yang maksimal. Mereka diharapkan, selain bisa mencapai prestasi akademik dilihat dari IKP-nya juga berprestasi non-akademik sesuai minat dan bakat mereka. Sementara itu, untuk melatih kedisiplinan dalam memanfaatkan waktu sebaik-baiknya dan mendalami agama, UIN Sunan Kalijaga bekerjasama dengan 5 Pondok Pesantren yang lokasinya di dekat lokasi kampus. Para Mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi akan dipondokkan di pesantren-pesantren selama 2 semester. Setelah itu bisa melanjutkan nyantri, bisa juga mencari pemondokan sendiri.

Hal tersebut disampikan Dr. Waryono, saat menerima sejumlah 193 orang Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga angkatan 1017 yang lolos seleksi sebagai penerima beasiswa Bidikmisi. Lebih lanjut Dr. Waryono menyampaikan, dana beasiswa akan segera cair setelah proses administrasi dari Bank Mandiri selesai. Setiap Mahasiswa akan menerima 6.6 juta tiap 1 semester, dengan rincian penggunaannya; 2,4 juta untuk membayar UKT, 4,2 juta untuk uang saku. Waryono berharap, Mahasiswa bisa mengelola dana beasiswa secara cerdas dan memanfaatkannya untuk memperlancar proses belajar mereka. Hadir dalam forum penerimaan Mahasiswa Bidikmisi ini antara lain; para Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama semua fakultas, para pengasuh Pondok Pesatren yang akan ditempati para Mahasiswa Bidikmisi dan perwakilan dari Bank Mandiri yang akan melakukan proses membukaan rekening bagi para Mahasiswa Bidikmisi.

Sementara itu, ditemui di ruang kerjanya, Kabag. Kemahasiswaan, Drs. Boy Fendria Djadmika, M.Si. menjelaskan, pendaftar Beasiswa Bidikmisi UIN Sunan Kalijaga sejumlah 533 orang. Mereka adalah Mahasiswa baru UIN Sunan Kalijaga angkatan 2017. Dari jumlah tersebut 249 orang lolos seleksi wawancara yang dilakukan Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama masing masing fakultas. Namun setelah dilakukan visitasi ke semua tempat tinggal mereka, tinggal 193 orang yang dinyatakan lolos (layak menerima beasiswa Bidikmisi) dengan rinciannya adalah: Fakultas Adab dan Ilmu Budaya 22 orang, Fakultas Dakwah dan Komunikasi 25 orang, Fakultas Syari’ah dan Hukum 29 orang, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan 26 orang, Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam 24 orang, Fakultas Sains dan Teknologi 27 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora 17 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam 23 orang. Menurut Boy Fendria, 193 orang yang lolos, sebagian besar orang tua mereka adalah buruh tani, buruh pabrik, buruh pasar, pedagang kecil, buruh srabutan, yang kondisi rumahnya memang memprihatinkan. Bahkan ada yang belum memiliki rumah. Ada pula yang kondisi orang tua mereka sedang sakit. Sehingga bisa dipastikan 100% Mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi memang layak menerimanya., demikian jelas Boy (Weni, Habib (Fotografer)-Humas)