Launching dan Diskusi Film Animasi Religi CISForm

Pusat Studi dan Penelitian CISForm UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta meluncurkan film animasi religi. Kegiatan berbentuk launching dan diskusi Animasi Religi ini diselenggarakan di Teatrikal Perpustakaan kampus setempat, Sabtu, 3/2/18. Peluncuran dengan pemutaran film animasi religi dan dilanjutkan dengan diskusi bersama Ustadz Saijan S.Ag., dan Dani Purwanto M.Kom. Kegiatan ini dihadiri dari berbagai perwakilan seperti pelajar SMA sederajat, guru-guru, remaja masjid, ustadz pesantren, mahasiswa, dan lembaga pemerintahan, ormas kegamaan, dan akademisi, yang dibuka langsung oleh Dr. Muhammad Wildan selaku Direktur CISForm.

Dalam sambutannya Dr. Wildan antara lain menjelaskan tentang CISForm. Disampaikan, CISForm merupakan salah satu pusat studi dan penelitian di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang konsen dalam menangani fenomena radikalisme dengan menggunakan pendekatan lunak. Studi terbaru menunjukkan bahwa rata-rata kebiasaan membaca kaum muda di negara ini kurang dari sepuluh persen. Namun kebiasaan membaca sangat penting dalam meningkatkan individu yang berpengetahuan luas. Menariknya, media sosial online dipilih menjadi alternatif dan platform yang menguntungkan untuk mendapatkan update terkini. Hal ini didukung oleh kenyataan bahwa banyak pemuda akhir-akhir ini memilih akses mudah ke gadget dan internet dalam mencari dan memperlajari segala hal termasuk beragama.

CISForm percaya bahwa melalui film animasi ini menjadi salah satu cara yang sangat efektif untuk menjangkau pemuda di Indonesia. Melalui media sosial, kampanye tentang Islam yang rahmatan lil’alamin akan mudah sampai kepada semua sasaran. Di sinilah animasi religi CISForm dapat berkontribusi untuk membentuk pemahaman pemuda tentang Islam yang moderat melalui pesan-pesan yang disampaikan di dalamnya.

Harapannya video animasi yang diupload di beberapa situs populer bisa menjadi alat untuk menekankan gagasan radikalisme kepada para pemuda melalui pesan-pesan yang dikemasi dalam bentuk animasi yang lucu dan menghibur sekaligus menangkal arus radikalisme di kalangan pemuda yang rentan terhadap propaganda radikalisme, kata Dr. Wildan.

Film Animasi ini diharapkan mampu menjadi counter-narratif yang efektif melalui media yakni internet seperti situs/website, youtube, facebook, twitter, instagram dan media sosial lainnya). Dan yang paling penting juga adalah sekaligus mengkampanyekan Islam yang moderat yang rahmatan lil’alamin. Animasi dipilih dikarenakan lebih mudah untuk diterima siapa pun terutama di kalangan remaja dan pemuda yang sangat rentan terhadap propaganda radikalisme yang umumnya disebarkan melalui media. Animasi ini dapat diputar dan di unduh di beberapa akun media sosial milik youtube, facebook, twitter, dan instagram milik CISForm UIN Sunan Kalijaga (Weni/Habib)