Rektor UIN Sunan Kalijaga UIN Sunan Kalijaga Mewisuda 851 Sarjana, Salah Satunya Lulusan Difabel

Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Drs. H. Akh. Minhaji, MA. Ph.D., mengatakan, lulus sarjana adalah awal perjuangan untuk menapak masa depan. Oleh karenanya harus menyiapkan mental untuk berjuang keras tak kenal menyerah sampai didapatkan apa yang diimpikan. Ada yang ingin berkiprah menekuni satu profesi, ada yang ingin masuk sebagai pegawai negeri atau swasta, atau membangun wirausaha menciptakan lapangan pekerjaan, terjun ke politik, organisasi sosial atau lembaga swadaya masyarakat, ada yang ingin melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi dan sebagainya. Tetapi ada yang masih gamang/bimbang, karena banyaknya pilihan terbentang. Apapun yang menjadi pilihan, hendaknya ikuti apa yang menjadi passion, minat dan hasrat terkuat. Dengan terlebih dahulu memahami bakat diri. Dan tak kalah penting, berpegang pada nilai kebenaran dan kebajikan universal, dan mesti menjaga integritas moral (akhlaqul karimah) dimanapun berkarya. Apapun yang menjadi pilihan profesi, semua adalah mulia, sejauh berguna bagi sesama dan alam semesta ini. Karena pada dasarnya sebaik-baik manusia adalah yang paling berguna bagi sesamanya (khairunnas anfa’uhum linnas).

Harapan tersebut disampaikan Prof. Minhaji, selesai mewisuda sejumlah 851 orang Sarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, bertempat di Gedung Multipurpose kampus setempat. Sabtu, 28 Maret 2015. Sejumlah 851 yang diwisuda tersebut terdiri dari 424 orang wisudawan dan 427 orang wisudawati. Dengan rincian : 731 orang lulus S1, 101 orang lulus S2, 19 orang lulus S3. Pelaksanaan wisuda dilakukan 2 kali, yakni: Sabtu, 28 Maret 2015, dengan jumlah yang diwisuda 439 orang. Minggu, 29 Maret 2015, dengan jumlah yang diwisuda 412 orang. Sehingga total jumlah wisudawan/wisudawati pada pelaksanaan wisuda UIN Sunan Kalijaga periode II tahun akademik 2014/2015 ini sejumlah 851 orang. Salah satu yang diwisuda adalah difabel dari Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam. Sampai pada wisuda periode ini, jumlah alumni UIN Sunan Kalijaga 46.920 orang; 442 orang diantaranya bergelar Doktor, 3.164 orang bergelar Magister.

Lebih lanjut Prof. Minhaji menyampaikan, dari jumlah yang diwisuda, 7 orang diantaranya berhasil meraih predikat sebagai lulusan terbaik dan tercepat, adalah : Agustian Baskoro Abimana Aryasatya, dari Fakultas Adab dan Ilmu Budaya, Prodi Ilmu Perpustakaan, dengan IPK 3,74. Istiqomah dari Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Prodi Pengembangan Masyarakat Islam dengan IPK 3,88. Abdul Kadir Jaelani, Dari Fakultas Syari’ah dan Hukum, Prodi Studi Ilmu Hukum dengan IPK 3,93. Umi Masitoh dari Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Prodi Pendidikan Agama Islam dengan IPK 3,82. Muhammad Amin Dari Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, Prodi Ilmu Al Qur’an dan Tafsir dengan IPK 3,87. Chusniyatul Munawaroh dari Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora, Prodi Ilmu Komunikasi dengan IPK 3,75. Desti Widiyani, S. Pd.I., dari Pascasarjana, Prodi Pendidikan Islam dengan IPK 3,92.

Selain itu sejumlah 313 orang wisudawan (37%) berhasil meraih predikat comlaude. Fakultas Adab dan Ilmu Budaya 14 orang, Fakultas Dakwah dan Komunikasi 40 orang, Fakultas Syari’ah dan Hukum 60 orang, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan keguruan 76 orang, Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam 42 orang, Fakultas Sains dan Teknologi 30 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora 16 orang, Pascasarjana 35 orang. Semua lulusan juga telah dibekali dengan penguasaan Bahasa Arab dengan nilai rata-rata IKLA 403 dan Bahasa Inggris dengan nilai rata-rata TOEC 427. Semua campaian terkait IPK, Skor TOEC dan Skor IKLA merupakan bagian dari indikator keberhasilan proses pendidikan dan pengajaran di UIN Sunan Kalijaga dengan data capaian yang dipaparkan dengan jelas, agar dapat menjadi bahan evaluasi bagi semua prodi dan pengembangan ke depan, sehingga semua prodi bisa berpacu untuk terus meningkat secara berkelanjutan, jelas Minhaji.

Minhaji juga menyampaikan, tahun 2015 ini UIN Sunan Kalijaga telah melangsungkan proses pergantian pimpinan, seiring berakhirnya masa kepemimpinan Prof. Musa Asy’arie sebagai Rektor UIN Sunan Kalijaga periode 2011-2015. Dalam proses pemilihan Rektor, para Wakil Rektor, Dekan dan para Wakil Dekan, pimpinan lembaga, Pusat Studi dan Unit-Unit telah berproses secara obyektif, transparan dan akuntabel. Panitia pemilihan yang ditunjuk, demikian jelas Minhaji, telah berupaya mengedepankan profesionalitas, dan kredibilitas, dan menghindari sentimen pribadi, kelompok dan golongan, sehingga terpilih para pimpinan yang benar-benar qualified yang bisa menjadi kekuatan untuk menghadapi tugas dan tantangan berat dalam mengembangkan dan mewujudkan UIN Sunan Kalijaga menjadi World Class University (WCU). Minhaji berharap, para pimpinan yang telah dipilih dan dilantik, bisa berpikir dan bekerja keras untuk meningkatkan hingga derajad tertentu, kualitas dan kuantitas SDM dosen, karyawan, dan laboran, sumber daya finansial, sarana-prasarana perkuliahan, laboratorium, perpustakaan, dan teknologi informasi, maupun dari program studi, kurikulum dan pengajaran, penelitian dan pengabdian, prestasi dan reputasi mahasiswa, jumlah mahasiswa internasional, dan sebagainya, dalam upaya memacu percepatan menjadi universitas berkelas internasional. Salah satu ciri utama universitas berkelas dunia adalah sebagian besar Prodi/Jurusan yang ada di perguruan tinggi bersangkutan mendapat pengakuan secara internasional dan secara resmi terakreditasi oleh lembaga akreditasi perguruan tinggi tingkat internasional.

UIN Sunan Kalijaga telah memulai tahapan-tahapan pencapaian, dengan hasil pencapaian saat ini diperolehnya Akreditasi Institusi “A” dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi. Untuk Akreditasi Prodi, 48 Prodi yang dimiliki UIN Sunan Kalijaga, ada 15 Prodi yang telah berhasil terakreditasi “A”. 26 Prodi Terakreditasi “B” dan tinggal 4 Prodi saja yang masih terakreditasi “C” dan yang Terakreditasi “B” dan “C” proses mengajukan Akreditasi ulang agar lebih cepat meningkat ke Akreditasi “A” ataupun “B”. Sehingga nantinya tidak ada lagi yang Terakreditasi C dan semakin banyak yang Terakreditasi “A”.

Sementara, dalam empat-lima tahun ke depan, UIN Sunan Kalijaga terus mengembangkan Sistem Penjaminan Mutu dan terus berupaya keras untuk mendapatkan pengakuan sertifikasi dari AUN (Asian Universities Networks). Untuk mencapai target tersebut, telah disusun Rencana Induk Pengembangan dan Rencana Strategis. Juga telah disusun Master Plan atau Grand Design bagi pengembangan kampus II seluas 76 ha., bertempat di wilayah Kecamatan Pajangan Kabupaten Bantul. Tanggal 4 Maret 2015, segenap pimpinan UIN Sunan Kalijaga telah melakukan audiensi dengan Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin, dan pihak Kementerian Agama telah memberikan dukungan terhadap pembangunan kampus II ini. Sehingga dana pembangunan diperjuangkan oleh Kementerian Agama RI ke dalam APBN, mulai dari pengadaan tanah hingga pembangunan gedung.

Mengenai Penerimaan Mahasiswa Baru di lingkup UIN Sunan Kalijaga tahun akademik 2015/2016, saat ini sudah berproses. UIN Sunan Kalijaga membuka lima jalur penerimaan mahasiswa baru, yakni: Jalur SNMPTN (13 Februari – 15 Maret 2015, Jalur SBMPTN (Mei-Juni 2015), Jalur SPAN-PTKIN (28 Februari- 25 April 2015), Jalur UM-PTKIN (12 Mei-13 Juni 2015), Jalur Reguler (18 Mei-29 Juli 2015), Jalur Reguler Khusus Difabel (18 Mei- 29 Juli 2015), demikian papar Minhaji. (Weni Hidayati-Humas UIN Sunan Kalijaga).

Berita Terkait