UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Kehilangan Seorang Guru Besar

Prof. Dr. H. Burhanudin Daja Guru Besar pada UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta meninggal dunia dalam usia 76 tahun karena sakit di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta, Rabu (23/7) pukul 20:20 WIB. Guru Besar yang mengajar mata kuliah Perbandingan Agama dan Pemikiran Islam ini meninggalkan seorang isteri yang bernama Hj. Nurgaya Burhan, 3 orang anak yaitu Alma Jaya Sukmadini, SH, Ir. Aima Jaya Isnariani, Ari....

UIN Sunan Kalijaga Luluskan Doktor Difabel Yang Pertama

Program Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga meluluskan Doktor penyandang disabilitas yang pertama. Dia adalah Akhmad Soleh, M. Si., (49 tahun). Priya kelahiran Kudus, penyandang tuna netra ini berhasil memperoleh gelar Doktor bidang Studi Islam, setelah mempertahankan karya disertasinya yang berjudul ”Aksesibilitas Penyandang Disabilitas Perguruan Tinggi (Studi Kasus Empat Perguruan Tinggi Negeri....

Lembaga Masjid Efektif Dalam Memberdayakan Ekonomi Masyarakat

Lembaga masjid sangat mendukung pelaksanaan pemberdayaan ekonomi masyarakat di lingkungan masjid yang bersangkutan, bila dikelola dengan baik. Hubungan kemitraan yang dibangun masjid dengan baik, ditunjang dengan hubungan yang baik antar jemaah masjid, semakin membuat lembaga masjid tidak membutuhkan bantuan cuma-cuma dari luar, dalam rangka memberdayakan ekonomi masyarakatnya. Tetapi kemitraan y....

Imam Sopyan, Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Juarai Kompetisi Esai Nasional

Imam Sopyan, mahasiswa Jurusan Sejarah dan Kebudayaan Islam (SKI), UIN Sunan Kalijaga, berhasil menjadi juara pertama pada kompetisi esai Nasional di Institut Teknologi Bandung (ITB). Mahasiswa asal Garut ini kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional, setelah sebelumnya menjadi juara pertama pada kompetisi esai di Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta pada tahun 2013. Ko....

PPs UIN Suinan Kalijaga Luluskan Doktor Keberlangsungan Eksistensi Pesantren Tergantung Keberhasilan Kyai Meregenerasi Keluarga

Drs. H.M. Chabib Thoha, MA., (60 tahun) mengatakan, keberlangsungan eksistensi pesantren tergantung pada keberhasilan kyai melakukan regenerasi dalam keluarga. Banyak pesantren yang tetap eksis karena putra putri kyai sukses dalam meng-hidup-kan pesantren dalam kehidupannya. Banyak juga yang terpaksa ditutup, karena tidak adanya generasi penerus yang mampu menjadi pengasuh atau keluarga kyai....