Mendagri Berdialog Akrab Masalah Kebangsaan Dengan 50 BEM Di UIN Suka

Menteri Dalam negeri, Tjahyo Kumolo mengatakan, Indonesia sampai saat ini masih menghadapi lima permasalahan besar, yang membutuhkan keseriusan Pemerintah untuk menyelesaikannya dengan baik melalui sinergitas dengan semua elemen (lembaga negara, masyarakat, perguruan tinggi, agamawan, praktisi semua bidang, kaum muda, dan lain-lain). Lima permasalahan besar tersebut adalah : Sandang, pangan dan ....

UIN Gelar Seminar Kebangkitan Pemuda (Diikuti Mendagri dan Kepala Daerah se-DIY)

Pada 28 Oktober 2017 ini, segenap komponen bangsa Indonesia memperingati Hari Sumpah Pemuda sebagai hari yang paling bersejarah bagi generasi muda, terutama dalam perannya membebaskan negeri Nusantara dari segala bentuk penjajahan. Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, MA, Ph.D, menegaskan bahwa Sumpah Pemuda merupakan mukjizat bagi bangsa Indonesia. Menurutnya, dalam kontek....

UIN Sunan Kalijaga Jadi Tuan Rumah Pembukaan OPI 2017

UIN Sunan Kalijaga Jadi Tuan Rumah Pembukaan OPI 2017 Daerah Istimewa Yogyakarta kali ini menjadi tuan rumah dalam kegiatan Olimpiade Psikologi Indonesia (OPI) ke-4. Acara dua tahunan ini menjadi ajang yang paling bergengsi bagi kalangan mahasiswa-mahasiswi Psikologi seluruh Indonesia, karena akan memperebutkan medali dari 11 mata lomba yang diselenggarakan, serta juara umum dan trophy Piala berg....

Pelaksanakan Seleksi CPNS (Dosen) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Berlangsung Baik dan Lancar

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta membuka 20 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil-CPNS (Dosen). 20 formasi CPNS (Dosen) ini merupakan jatah lowongan Dosen dari total 1.000 farmasi CPNS Kementerian Agama. Ditemui di ruang kerjanya, Kamis, 26/10/17, Kabag. Organisasi, Kepegawaian dan Hukum (OKH), Dra. Kenya Budiani, M.Si., menjelaskan, Panitia Seleksi CPNS (Dosen) UIN Sunan Kalijaga telah melaksanakan pro....

Dengan Santri NKRI, Tidak Ada Lagi Penggolongan Satri, Priyayi dan Abangan

Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D., mengatakan, sejarah mencatat bahwa para satri telah mewakafkan hidupnya untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia dan mewujudkan cita-cita kemerdekaan. Para santri kala itu, dengan caranya masing-masing bergabung dengan seluruh elemen bangsa menyusun kekuatan sampai ke daerah-daerah terpencil, mengatur strategi, me....