Public Lecture FISHUM UIN SUKA: Model Sistem Perekonomian Indonesia

Berbicara mengenai Kapitalisme, tentu tidak terlepas dari peran negara-negara barat. Apalagi dalam sejarahnya, Kapitalisme memang lahir dari praktik-praktik yang terjadi pada abad pertengahan dari negara-negara barat. Hal ini disampaikan Mr. Dennis Fromm, M.A dari Goethe-University, Frankfurt-Germany pada acara Public Lecture di Interactive Center yang diselenggarakan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISHUM) UIN Sunan Kalijaga, Rabu (07/06)

Dennis Fromm mengatakan, sekitar abad ke-20 kiblat masyarakat kapilatis ialah negara adidaya yaitu Amerika. Bahkan opini media masa yang beredar di sebagaian negara berkembang ialah Amerika sebagai negara yang memiliki kekuatan dan memegang peranan penting dalam berjalannya ekonomi global. Namun apakah dalam konteks Indonesia, sistem ekonomi mengacu 100% pada Amerika?.

Kegiatan dengan tema "The Indonesia-China Paradox: Indonesian's Variant of Capitalism its embedding and its contras to China" menyibak penelitian Dennis dalam konteks Indonesia. Menurutnya, sistem ekonomi dalam konteks masyarakat Indonesia tidak serta merta mengadopsi sistem dari negara Amerika. Namun, Indonesia memiliki sistem ekonomi campuran termasuk mengadopsi sistem ekonomi dari negara China.

Dennis menambahkan apalagi dengan sistem ekonomi yang stabil dari China yang tidak berasimilasi dengan kapitalisme liberal. Hal ini yang dapat berimplikasi ekonomi negara lain salah satunya Indonesia. “The Implication is Chinese economic system is stable and will not assimilate to liberal style capitalism. Same applies for various other economies such as Indonesia,” kata Dennis.

Menurut Hani Hanaya, S. Ikom selaku moderator dari Deggendorf University, Bavaria-Germany, Indonesia harus tetap teguh dalam pendirianya. Apalagi dengan keadaan adat istiadat yang multikultur, masyarakat Indonesia harus tetap jujur dengan dirinya sendiri dan tidak mudah meniru 100% apa yang dilakukan negara lain.

Terlihat hadir dalam acara kali ini Dekan FISHUM Dr.Mochamad Sodik, Wakil Dekan III Dr. Sulistyaningsih, LKM baik DEMA-F maupun HM-PS serta puluhan mahasiswa Prodi Sosiologi, Ilmu Komunikasi dan Psikologi. (tri-habib/humas)