IKA SUKA FISHUM Adakan Pelatihan Menjadi Barista

Pesatnya perkembangan usaha kedai kopi di Yogyakara menuntut perlunya tenaga kerja profesional seorang barista. Oleh karena itu, Balai Besar Pengembangan Pasar Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (BBPPK dan PKK) Kemnaker RI mengadakan pelatihan Barista, 2-5 Oktober 2017. Bertempat di Fakultas ISHOSHUM UIN, pelatihan kali ini bekerja sama dengan Ikatan Keluarga Alumni Sunan Kalijaga Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (IKA SUKA FISHUM).

“Membangun pola relasi yang produktif. Kekuatan FISHUM itu kekuatan bersama. Interal dan eksternal seperti alumni, mahasiswa dan staff pendidik. Mengembangkan sinergi. Tidak hanya ditopang kekuatan akademik. Tetapi Intelektualism dan aktivism harus sejalan. Pelatihan ini menjadi modal baru teman-teman millinneal yaitu dikenalkan menjadi Barista,” Tutur Dr. Mochamad Sodik Dekan FISHUM dalam sambutannya.

Menurut keterangan dari Ketua IKA SUKA FISHUM, Nur Faizin Darain, S.Sos MA, bahwa pelatihan kali ini di rasa sangat penting. Karena, pengetahuan masyarakat terkait peluang menjadi Barista masih sangat minim. Hal ini berbanding terbalik dengan konteks sumber daya kopi di Indonesia yang memiliki potensi cukup besar.

“Generasi hari ini seringkali disebut sebagai generasi milllinneal. Yakni generasi yang produktif dan inovatif. Biasanya mereka memulai bisnisnya sendiri. Pelatihan Barista ini bertujuan untuk menjadi pembuka dan bisa memperluas peluang pekerjaan. Dan ini bisa bermanfaat bagi para alumni,” Jelas Faizin (01/10).

Sementara itu, perwakilan dari BBPPK dan PKK Bp. Purwanto medukung penuh adanya pelatihan ini. Apalagi dengan bertambahnya kedai kopi yang menjadi salah satu peluang pekerjaan yang bisa dimanfaatkan. “Pelatihan ini bertujuan ntuk memberikan pengetahuan dan bekal sehingga terciptanya kesempatan serta perluasan kerja. Trend perluasan dan bertambahnya penikmat kopi akan menciptakan peluang usaha,” Ujarnya. (tri-Khabib/humas)