Kuliah Umum Prodi Sastra Inggris Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Prodi Sastra Inggris, Fakultas Adab dan Ilmu Budaya, menyelenggarakan kuliah umum di Gedung Prof. R.H.A. Soenarjo, SH., Lt.1 UIN Sunan Kalijaga. Kegiatan ini mendatangkan dua pembicara seperti Dr. Katrin Bandel, dosen berkebangsaan Jerman yang mengajar program magister di Universitas Sanata Dharma, sekaligus seorang sastrawan dan seniman dan Prof. David Reeve, Ph.D., guru besar University of New South Wales, Australia, dengan moderator Danial Hidayatullah, M.Hum dan Dr. Witriani, M.Hum, Kamis (19/10) kemarin.

Ketua Prodi, Dr. Ubaidillah, M.Hum, dan Dekan Fakultas Adab dan Ilmu Budaya, yang pada kesempatan ini diwakili oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr. Maharsi, M.Hum. Beliau menyampaikan bahwa pemilihan kedua narasumber pada acara kuliah umum tersebut memang luar biasa. Kami berharap mahasiswa bisa menjadikan kedua narasumber sebagai tauladan dan bisa memanfaatkan pengalaman mereka untuk meningkatkan dan memperluas wawasan akademik.

Dr. Katrin Bandel menyampaikan materi dengan tema Seksualitas dan Agama dalam Sastra Indonesia Kontemporer: Mencari Perspektif Alternatif. Katrin menjelaskan masa kini seks dan agama sebagai trending topics dalam fiksi Indonesia kontemporer (pasca reformasi), bukan dalam hal jumlah, tapi karya yang ramai dibicarakan di publik. Karya-karya tersebut terbagi dalam dua tema, yakni karya dengan pesan pembebasan seksual dan fiksi islami, yang membawa pesan dakwah.

Katrin menekankan perlunya pengangkatan topik yang termarjinalkan. Dari beberapa buku yang dijadikan contoh dalam pembahasan, ia menyimpulkan bahwa masyarakat pedesaan digambarkan sebagai yang kerap terjebak di tengah sekian masalah pelik, yang beragam tergantung konteks lokal.

“Karya-karya tersebut mencoba merepresentasikan kompleksitas tersebut dengan realistis, tanpa menawarkan sebuah penilaian yang hitam-putih. Institusi agama serta sebagian praktek agama cenderung disorot kritis. Tokoh digambarkan menemukan makna kehidupan bukan lewat institusi, tapi dalam spiritualitas pribadi, kegiatan positif dan dalam tokoh unik tanpa status sosial tinggi” kata Katrin yang banyak berkarya dengan fokus kritik sastra.

Prof. David Reeve, membahas tema Transports of Delights: Bus/Angkot di Minangkabau, Budaya Populer dan Nilai Populer. David mengungkapkan hasil penelitiannya mengenai keberadaan transportasi bus dan angkot di Minangkabau yang memiliki kearifan lokal tersendiri di mana bus dan angkot di sana memiliki tampilan yang berbeda.

David menjelaskan angkot dan bus di daerah Minangkabau memiliki nama dan dekorasi yang meriah. Namun keberadaan alat transportasi tersebut sekarang sudah berkurang dengan adanya TransPadang, kredit murah motor, dan terlebih dengan adanya fenomena transportasi online. Kearifan lokal pada bus dan angkot tersebut terancam. (Prodi SI-Khabib/humas)