Menyiapkan Kader Pancasila, Menwa Gelar Pradiksar XLI

Unit Kegiatan Mahasiswa Resimen Mahasiswa (MENWA) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta melaksanakan Pra Pendidikan Dasar Yudha XLI yang diikuti oleh 16 peserta sebagai upaya menyiapkan kader Pancasila dan Bela Negara serta Dalam Rangka Melihat kelayakan Mahasiswa Calon Delegasi Pendidikan Dasar Militer Se-MAHAKARTA. Kegiatan diisi dengan latihan ketahanan fisik, pengembangan karakter dan wawasan kebangsaan dan pengamalan Pancasila.

Acara Pra Diksar diawali pembukaan yang dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Dr. H. Waryono, M.Ag. yang di dampingi oleh Pembina UKM MENWA, Direktur Student Center, Kabag Kemahasiswaan dan Alumni serta pejabat tamu yang lain di depan gedung Prof. DR. H.M Amin Abdullah, Jum’at (12/1) kemarin.

Waryono menuturkan MENWA adalah kader yang sangat diharapkan kedisiplinannya. Sikap disiplin MENWA merupakan perwujudan mahasiswa kampus. Namun dalam kegiatan pra pendidikan dasar ini saya tidak mau ada keadaan berlebih yang dialami oleh para peserta, dan peserta harus mendapatkan perlakuan yang layak dari para pelatih.

Pada kesempatan pidatonya Waryono berharap agar MENWA semakin meningkatkan kedisiplinannya, dan para Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga bisa meniru kedisiplinan mereka, sehingga MENWA mempunyai peran dan pengaruh baik kepada Mahasiswa Universitas. “MENWA yang lahir bersama ruh para pejuang ini di harapkan mampu menjadi teladan yang ideal bagi Mahasiswa yang lain,” tutur Waryono.

Komandan Satuan UKM MENWA Aridya Ega Rahmadani menjelaskan kegiatan pra pendidikan dasar guna menyiapkan kader-kader bela negara yang berdisipin tinggi, dan mempunyai kelayakan untuk dilatih menjadi mahasiswa yang berjiwa militan dan pantang menyerah.

Ega menambahkan Pra pendidikan dasar ini adalah event wajib bagi setiap calon anggota MENWA untuk dapat bergabung menjadi bagian dari personil MENWA yang mendapatkan didikan disiplin tinggi, jiwa pantang menyerah sampai pada mendapatkan pembinaan mental menjadi pemimpin yang berintegritas tinggi yang langsung di bina oleh tim pelatih baik dari DODIK BELA NEGARA sampai pada pendidik dari markas LATSARPUR (latihan dasar tempur).(Kh/humas)