Rintis Kerjasama dengan Fakultas Saintek dan Adab dan Ilmu Budaya, Kepala Madrasah se-DIY Kumpul di Kampus UIN Suka

Forum Kelompok Kerja (K2) Madrasah wilayah Propinsi DIY sepakat akan menjalin kerja-sama saling memberi manfaat dengan Fakultas Sains dan Teknologi dan dengan Fakultas Adab dan Ilmu Budaya, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Hal tersebut disampaikan dalam forum pertemuan rutin K2, yang dihadiri para kepala sekolah di lingkungan Propinsi DIY, bertempat di ruang teatrikal Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Selasa, 6/2/18.

Forum ini juga dihadiri Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Propinsi DIY, H. Nadhif, S.Ag., M. Si., Wakil Dekan III, Fakultas Sains dan teknologi UIN Sunan Kalijaga, Dr. Muhammad Ja’far Luthfi, Kepala Laboratorium Terpadu, Agus Mulyanto, S. Si., M. Kom. Kabag Tata Usaha, Fakultas Sains dan teknologi, Drs. Mujiadi, M.Si., Dekan Fakultas Adab dan Ilmu Budaya, Prof. Dr. H. Alwan Khoiri, MA.

Dalam forum ini, para kepala madrasah mendengarkan paparan berbagai kerjasama yang bisa dilakukan dalam rangka memajukan madrasah, meningkatkan kompetensi para guru dan peningkatan pengelolaan perpustakaan sekolah.

Di hadapan para kepala madrasah Dr. Ja’far Luthfi menyampaikan, Kanwil Kementerian Agama Propinsi DIY memiliki 300-an madrasah (MTs dan MA). Ini merupakan pensuplai efektif bagi kampus UIN Sunan Kalijaga. Oleh karena itu pihaknya ingin turut andil untuk melahirkan lulusan-lulusan MTs dan MA unggulan, sehingga nantinya bisa menjadi calon-calon mahasiswa UIN Sunan Kalijaga yang unggulan juga. Kerjasama antara Fakultas Sains dan Teknologi dengan K2 Madrasah perlu terus ditingkatkan untuk memacu mutu fakultas Sains dan Teknologi dan Madrasah di seluruh wilayah DIY.

Dengan keberadaan Laboratorium Terpadu yang dimiliki UIN Sunan Kalijaga, yang telah tersertifikasi ISO 9001:2015 dan telah mengantongi SK dari Kementerian Agama sebagai satu-satunya laboratorium penyelenggara pelatihan sertifikasi kepala laboratorium, didukung pengelola laboratorium yang kompeten, maka pihaknya menawarkan kerjasama pelatihan, antara lain; pelatihan kepala laboratorium, pengelola laboratorium, pembelajaran sains dan teknologi yang efektif, kompetensi guru, dan pelatihan guru pembimbing praktek lapangan.

Drs. Mujiadi, Msi menambahkan, melalui kerjasama diharapkan, akan mengoptimalkan penyelenggaraan pembelajaran di MTs dan MA. Bagi Fakultas Sains dan Teknologi, kerjasama akan memberi pengkayaan kurikulum pembelajaran para calon guru di Fakultas sains dan Teknologi, karena melalui para guru MTs dan MA, Fakultas Sains dan Teknologi tentunya akan banyak menyerap pengalaman-pengalaman mengajar mereka dengan keunggulannya masing-masing, demikian kata Mujiadi.

Sementara itu, dalam presentasinya, Prof. Alwan Khoiri antara lain memaparkan bahwa, kejayaan Islam yang ditandai dengan lahirnya banyak ilmuwan Muslim seperti; Ibnu Rusyd (ahli imu fikih, sastra Arab, fisika, astronomi, filsafat, Al-Ghazali (ahli ilmu fikih, tasawuf, dan teologi), Ibnu Sina (kedokteran), Al-Farabi (ahli ilmu kedokteran, ilmu alam dan astronomi) karena didukung adanya pengelolaan perpustakaan yang baik. Oleh karena itu untuk memajukan madrasah tentunya juga harus didukung pengembangan perpustakaan, baik dari sisi manajemen maupun lengkapnya koleksi buku-buku ilmu pengetahuan dan teknologi.

Oleh karena itu, sebagai andil dalam rangka memajukan madrasah di wilayah DIY, Fakultas Adab dan Ilmu Budaya menawarkan berbagai kerjasama pelatihan, Antara lain; Manajemen perpustakaan, pengelolaan jurnal ilmiah, penulisan jurnal ilmiah, karya ilmiah populer, penulisan buku caros sejarah, maping obyek wisata religius, pembelajaran bahasa Arab efektif, terjemahan bahasa Arab dan bahasa Inggris, bahasa Arab kontemporer (Weni/Habib).