UIN Jogja kembali selenggarakan Sunan Kalijaga Cup III

Yogyakarta, dalam rangka Dies Natalis UIN Sunan Kalijaga, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) CEPEDI akan menyelenggarakan Kejuaraan Nasional Pencak silat. Di pertiga tahun 2016 ini, UKM pencak silat cepedi akan kembali menggelar kejuaraan tingkat Pelajar SMP-SMA/Sederajat. Dalam ajang tersebut akan dipertandingkan kategori tanding Fighter dan kategori Seni tunggal IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia). Selain sebagai wujud bhakti UKM Pencak silat Cepedi terhadap Kampus UIN Sunan Kalijaga, penyelenggaraan kejuaraan ini juga merupakan sebagai tanda syukur atas harlah cepedi yang ke 46-tahun.

Pencak silat merupakan budaya bangsa Indonesia yang bernilai tinggi. Oleh karenanya kita sebagai generasi penerus bangsa wajib “nguri-uri” budaya adiluhung tersebut. Sebagai bangsa yang sadar dan menghargai jasa pahlawan, tentunya kita tidak pernah ingkar bahwa pencak silat memiliki andil besar dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Baik itu sebagai bentuk untuk melawan penjajah maupun dalam bentuk untuk mempersatukan bangsa. Hingga sampai saat ini pencak silat masih memiliki andil dalam pembangunan bangsa dengan perkembangan yang mengikuti zaman. Hal ini terlihat dengan terbentuknya Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) yang menaungi seluruh cabang-cabang perguruan dan bentuk serta aliran Pencak Silat. Dengan diselenggarakannya kejuaraan pencak silat, adalah “mementum” untuk bertemu dan saling mengenal warna budaya pencak silat di dalam satu naungan organisasi.

UKM Perguruan Pencak Silat Cepedi merupakan suatu Unit kegiatan Mahasiswa yang lahir dan berkembang di UIN ( dulunya bernama IAIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta. UKM ini prakarsai oleh Bapak Drs. Muhammad Kasturi Al-asyadi HR, pada tanggal 17 September 1970. Selama periode 46 tahun hingga sekarang, CEPEDI telah melahirkan generasi pesilat yang tersebar di berbagai pelosok negeri hingga mancanegara. Dengan ghiroh untuk melestarikan budaya bangsa Indonesia, pencak silat juga sebagai upaya pembelaan diri, sarana olah raga dan dakwah bilpencak dengan bimbingan mental dan spiritualnya. Selain mengadakan latihan, Cepedi juga aktif mengikuti kejuaraan baik dalam tingkat regional kabupaten, provinsi maupun Nasional. Ketegori yang di ikuti, dintaranya adalah fighter dan seni Tunggal, Ganda dan Regu (TGR). Di UIN sendiri, Cepedi telah sukses menyelenggarakan berbagai kejuaraan pencak silat. Diantaranya adalah Kejuaraan Muhammad zein yang hingga pada tahun 2015 telah terselenggara sebanyak 10 (sepuluh) kali kejuaraan, kemudian ada CEPEDI CUP 2016 dan Sunan Kalijaga cup I dan II.

Setelah sukses melaksanakan kejuaraan pencak silat Sunan Kalijaga Cup I dan II, kali ini CEPEDI UIN Sunan Kalijaga akan kembali menggelar kejuaraan serupa. Namun berbeda dari kejuaraan sebelumnya, dimana wilayahnya dibatasi hanya lingkup Daerah Istimewa Yogyakarta saja, maka kali ini Sunan Kalijaga Cup III mencakup wilayah seluruh Indonesia. Sama seperti kejuaraan terdahulu, peserta Sunan Kalijaga cup III adalah pelajar yang berada pada tingkat SMP-SMA/Sederajat. Sementara untuk kelas yang dipertandingkan juga sama yaitu kategori tanding putra dan tanding putri, serta kategori seni tunggal putra dan putri. Berbarengan dengan Milad UKM CEPEDI ke-46 yang jatuh pada tanggal 17 September 2016 dan Dies Natalis UIN Sunan Kalijaga ke 65 tahun, tepatnya pada 26 September 2016. Maka bertempat di “gedung Multi Purpose UIN” pada tanggal 19-22 September 2016, dengan bangga UKM Pencak silat Cepedi UIN Sunan Kalijaga akan menyelenggarakan “Kejurnas Pencak Silat Sunan Kalijaga Cup III” tingkat SMP-SMA/Sederajat. “Kejuaraan ini merupakan kejuaraan yang bergengsi dimana telah dinantikan oleh atlet-atlet pencak silat di berbagai sekolah yang telah rindu untuk bertanding di atas gelanggang” ungkap ketua panitia, Aman Nasrullah. (Red.Doni/ Cepedi)