Minimnya Pengetahuan Penyakit Menular Seksual Di Kalangan Mahasiswa

Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman bekerjasama dengan KSR PMI Unit VII UIN Sunan Kalijaga mengadakan Sosialisasi HIV/AIDS dan Penyakit Menular Seksual, Selasa 20 September 2016 bertempat diteatrikal Pusat Pengembangan Bahasa Asing (PPBA) UIN Sunan Kalijaga. Dengan menghadirkan narasumber dr. Wisnu Murti Yani M.Sc (Kepala Seksi Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Sleman).

Ketua KSR PMI Unit VII UIN Sunan Kalijaga Ade Ridwan dalam sambutannya mengatakan karena belum adanya obat untuk penyakit HIV/AIDS maka diadakan sosialisasi ini. Dengan harapan mahasiswa mengetahui penyebab dan gejala dari timbulnya penyakit HIV/AIDS.

Pembina KSR PMI unit VII UIN Sunan Kalijaga Dr. Muhammad Sodiq M.Si juga menambahkan dari ketidaktahuan masyarakat menyebabkan wabah HIV/AIDS semakin mudah berkembang terutama dikalangan mahasiswa. Oleh karena itu, butuh perhatian khusus dari pemerintah dan masyarakat.

dr. Wisnu Murti Yani M.Sc menuturkan, sosialisasi ini diadakan dalam rangka menanggulangi terjadinya HIV/AIDS usia antara 20 - 29 tahun khususnya dikalangan mahasiswa. Karena dalam rentang sebelas tahun dari 2004 - 2015 berdasarkan jenis pekerjaan kalangan mahasiswa berada dinomor ke tiga sebagai pengidap penyakit HIV/AID tertinggi.

“Kelompok dengan tingkat resiko tinggi pengidap penyakit HIV/AIDS yaitu pria homoseksual; pecandu obat bius; wanita dan pria tuna susila; tenaga kesehatan dan penerima tranfusi darah” kata Yani.

Selain itu Yani menambahkan bahwa hubungan seksual penyebab paling tinggi penularan virus HIV. “Pertemanan tidak menularkan virus HIV/AID karena penularan virus ini melalui cairan, jadi jangan jauhi penderitanya”, tegasnya.

Acara ini mendapat perhatian yang cukup baik dari mahasiswa. Melalui acara ini diharapkan mahasiswa mengetahui penyebab infeksi; memahami perbedaan HIV/AIDS; memahami faktor resiko HIV/AIDS serta memahami cara pencegahannya.(Amanah-ch/humas)