Ahmad Afrizal Juara 2 Lomba Cipta Esai Nasional

Prestasi membanggakan diperoleh mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta di tingkat Nasional. Ahmad Afrizal Qosim mahasiswa semester 5 Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam meraih Juara kedua dalam kompetisi Cipta Esai Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh LPM Obsesi IAIN Purwokerto, Rabu (21/12).

Kompetisi tersebut yang diikuti oleh 134 peserta dari berbagi perguruan tinggi seperti Universitas Negeri Yogyakarta, ITS Surabaya, UGM, UNS Semarang, IAIN Manado, UNNES Semarang, UNSOED Purwokerto, UIN Walisongo Semarang, UMY Yogyakarta, IAIN Tulungagung, UNIMAL, bertema “Indonesia dan Teknologi: Antara Masyarakat Primitifm atau Progresif”.

Pada proses penjurian dari 134 peserta, dipilih 30 karya nominator yang dijadikan buku dengan judul sesuai tema., Selanjutnya dipilih 3 nominator sebagai kandidat juara, sekaligus menjadi narasumber dalam seminar dan launching buku kumpulan esai tersebut.

Afrizal, salah satu nominator, mengangkat judul esai Khilaf Kita dan Takbir Cakrawala Dunia. Dia menjelaskan, bahwasannya masyarakat saat ini memelihara kemoderenan juga melatenkan nilai-nilai primitif. Dikatakan modern sebab telah menerima gempuran kuasa IPTEK, primitif sebab tidak selektif dan apresiatif dalam menyikapi kemajuan. Jadinya, modernitas dijunjung tinggi sedang nilai kemanusiaan tertindih, terabaikan.

“Tentu dengan kecenderungan masing-masing manusia akan menyikapi dirinya sendiri. Seperti isi lagu Bill & Board “Singkong dan Keju”, yang membedakan hanya Selera kita” kata Afrizal.

Mahasiswa asal Gresik ini juga menambahkan, bahwa sikap terbuka, jujur pada diri sendiri, percaya akan jati diri, serta mengakui potensi, akan menjadikan mereka tahu posisi dalam lingkungan sosial yang bagaimanapun. Sebenarnya ini bukan pertama kali saya mendapat juara, dia berkelakar, tahun lalu 2015 saya juga meraih juara 1 di ajang yang sama.

Afrizal berharap teman-teman UIN Sunan Kalijaga harus berkarya, dalam ranah apapun. Tidak usah minder, tapi harus yakin akan potensi masing-masing. Sembari mewujudkan Universitas kita sebagai World Class University bidang Islamic Studies. (ch/humas)