Jamaah Cinema Mahasiswa Bangkitkan Budaya Layar Tancap

Dalam rangka menyambut Hari Film Nasional, UKM Jamaah Cinema Mahasiswa bekerjasama dengan karang taruna dusun Dukuh Pandowoharjo, mengadakan pemutaran film di halaman pendopo dusun Dukuh Pandowoharjo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu(25/3).

Hadirnya berbagai tontonan mulai dari sinetron hingga ajang pencarian bakat di layar televisi membuat masyarakat terlena dengan tontonan yang kurang mengedukasi. Sebagai mahasiswa, tentunya kami memiliki tuntutan yang lebih besar dalam wacana literasi media khususnya melalui Film. Tidak hanya untuk diri sendiri tetapi juga melakukan peran aktif dalam pergerakanya. Kesadaran akan pentingnya membangkitkan budaya Layar Tandjap ini bermula dari keresahan kami yang melihat minimnya ruang menonton untuk warga, tidak hanya itu kami juga melihat fenomena dimana masyarakat disibukan dengan aktifitas di dalam rumah sehingga guyub rukun antar warga mulai luntur.

Acara yang dibuka dengan lantunan musik akustik ini, memutar dua judul film yang mengangkat tema berdekatan dengan isu sosial yang sesuai dengan kehidupan masyarakat. Dibuka dengan Film yang berjudul “Save Tumini” sutradara Buyung Isparmadi, disusul dengan Film inti yang berjudul “Ir. Soemarno” sutradara Nailu Alvin. “semoga dengan diputarnya Film Ir.Soemarno di Padukuhan dusun Pandowoharjo ini warga dapat memahami permasalahan yang terjadi ” jelas Ridho Nugroho selaku penulis naskah Film Ir. Soemarno

Film Ir.Soemarno sendiri mengisahkan tentang tindakan korupsi yang dilakukan oleh kepala desanya. Set filmnya sendiri mengambil salah satu lokasi berupa pertunjukan seni di dusun Dukuh Pandowoharjo. Antusiasme warga cukup tinggi dalam acara ini ditunjukan dengan riuhnya tepuk tangan dan celotehan warga ketika mendapati wajahnya masuk ke dalam layar film.

Tidak hanya memutar film, Jamaah Cinema Mahasiswa juga menghadirkan hiburan dari gruop musik “Spoer” yang membawakan beberapa lagu serta membacakan geguritan (Puisi jawa), guna menambah esensi berbudaya. Beberapa Penghargaan diberikan kepada beberapa pihak yang telah membantu.

Cucuk Raharjo selaku sesepuh karang taruna menjelaskan bahwa “Warga Dukuh Pandowoharjo merasa senang dengan dilibatkanya dalam pembuatan dan pemutaran Film “Ir. Soemarno” karena dapat menambah pengalaman dan wawasan, harapanya semoga bisa menjadi motivasi bagi generasi muda untuk berkreatifitas”. (cial-ch/humas)