Sekilas

Core Values

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menawarkan model pendidikan dan kajian yang:

  1. Integratif-Interkonektif: sistem keterpaduan dalam pengembangan akademik, manajemen, kemahasiswaan, kerja sama, dan entrepreneurship.
  2. Dedikatif - Inovatif: bersikap dedikatif, amanah, pro mutu, berpikir dan bergerak aktif, kreatif, cerdas, dan inovatif; tidak sekadar bekerja rutin dan rajin.
  3. Inklusif-Continuous Improvement: bersifat terbuka, akuntabel, dan komit terhadap perubahan dan keberlanjutan.

Akreditasi Institusi “A”

Berdasarkan surat keputusan(SK) BAN PT No. 283/SK/BAN-PT/Akred/PT/VIII/2014 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta telah berhasil mendapatkan Akreditasi Institusi dengan predikat A

Budaya Unggul dan Berprestasi

Sivitas akademika UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mengutamakan proses dan pendidikan unggul yang menjadikan pelakunya mampu mencapai prestasi tinggi.

Tenaga Pengajar Profesional

Memiliki kompetensi yang mumpuni: sebagian memiliki jabatan Guru Besar dan sebagian yang lain bergelar Doktor dan Magister, baik dari dalam maupun luar negeri.

Letak Geografis dan Atmosfir Akademik

Terletak di sentra kampus terkemuka Yogyakarta, sebuah ”miniatur intelektual Indonesia” yang memberikan atmosfir akademik yang kondusif, ramah, damai, dan agamis. Alamat di Jalan Marsda Adisucipto, Yogyakarta.

Sarana dan Prasarana Memadai

Sarana dan Prasarana yang memadai menjadi salah satu faktor penting yang dapat mendukung keberhasilan studi mahasiswa. Hal itulah yang membuat UIN Sunan Kalijaga terus berkomitmen untuk meningkatkan sarana dan prasarana demi menjaga kualitas lulusannya.

  1. Gedung-gedung di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta didesain berdasarkan konsep modern dan analisis kebutuhan berupa ruang kuliah yang representatif, poliklinik, pusat administrasi, pusat komputer, Research Center, Theatrical Class, Student Center, Multipurpose Building, Sport Venue, Campus Service Center, Language and Culture Center, University Club House, University Press, Play Group, Guest House, Training Center, dan Lecture Hall.
  2. Laboratorium Agama Masjid Sunan Kalijaga yang mengusung tiga distinctive values yang menjadi ciri utamanya; yaitu (1) islamicity; (2) locality; (3) modernity berfungsi sebagai pemberi inspirasi, motivasi, dan pedagogis kepada dosen, mahasiswa, dan masyarakat serta pengunjung pada umumnya. Tidak hanya berfungsi secara ritual-peribadatan, Laboratorium Agama UIN Sunan Kalijaga  juga menjadi tempat untuk mengasah olah pikir, olah hati, olah rasa, dan olah seni dalam memahami agama.
  3. Cyber Campus: UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mendapatkan penghargaan Top National TeSCA Winner tahun 2014 dalam aspek pemanfaatan Teknologi dan Informasi dan Komunikasi (TIK).
  4. Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga mencatatkan institusinya di MURI sebagai perpustakaan pertama di Indonesia yang menggunakan teknologi RFID (Radio Frequency Identification) dalam peminjaman dan pengembalian buku secara mandiri dan atas kelengkapannya telah dianugerahi Akreditasi “A” sebagai bentuk pengakuan pemerintah melalui Lembaga Perpustakaan Nasional.
  5. Laboratorium Terpadu UIN Sunan Kalijaga menyelenggarakan layanan akademik, penelitian, dan pelayanan masyarakat. Laboratorium ini juga berfungsi sebagai titik fokus interaksi dengan komunitas riset eksternal dan mempersiapkan mahasiswa untuk memahami dan mengembangkan  ilmu pengetahuan dan teknologi. Di samping pengetahuan khusus, keterampilan analitis, dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi, mahasiswa juga dilengkapi dengan keterampilan yang diperlukan agar kreatif mengatasi masalah dan kebutuhan yang dihadapi dalam masyarakat. Laboratorium sudah terakreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN).

Kampus Inklusif

UIN Sunan Kalijaga telah berkomitmen menjadi kampus inklusif dengan memberikan kesempatan yang sama kepada siapapun untuk menjadi mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, termasuk para penyandang different ability (difabel).

Benteng Kebhinekaan

Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta berasal dari berbagai wilayah di Indonesia dan segala macam budaya, etnis, dan ras. Dengan begitu, perguruan tinggi ini menjadi ”benteng kebhinekaan” dalam cara pandang, berkehidupan, beragama, bermasyarakat, dan bernegara.

Arsip Liputan
Arsip Pengumuman
Arsip Berita
Arsip Agenda
Arsip Kolom