Kamis, 16 Maret 2017 16:26:16 WIB Dilihat : 148 kali

Yogyakarta- Sejumlah 660 orang mahasiswa penerima beasiswa bidik misi (BM) UIN Sunan Kalijaga yang terdiri dari mahasiswa angkatan 2013, 2014, 2015 dan 2016 mengikuti pembinaan sekaligus monitoring dan evaluasi (monev) bertempat di Convention Hall kampus setempat. Kegiatan yang berlangsung pada (14/03), dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr. Waryono Abdul Ghofur. Selain wakil rektor, hadir dalam acara pembukaan adalah para Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama dan beberapa dosen pembina mahasiswa BM yang akan bertindak sebagai Tim Monev.

Dalam sambutannya Dr. Waryono mengingatkan bahwa saat ini tidak ada lagi alasan bagi para mahasiswa penerima beasiswa bidik misi merasa kekurangan dari aspek ekonomi, karena pemerintah telah menjamin beasiswa yang cukup untuk dapat menyelesaikan studinya di Perguruan Tinggi. Oleh karena itu, lanjut Waryono, mahasiswa harus menunjukkan prestasi akademisnya, yakni minimal memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) lebih dari 3,00 dan lulus tepat waktu (maksimum 8 semester). Disamping itu, mahasiswa bidik misi juga diharapkan memiliki prestasi-prestasi di bidang non-akademik, seperti kejuaraan pada lomba atau kompetisi baik di tingkat regional, nasional bahkan internasional.

Lebih lanjut dijelaskan oleh Dr. Waryono bahwa perkembangan jaman yang semakin kompetitif dan kompleks ini para lulusan Perguruan Tinggi dituntut mampu menjadi sarjana yang kreatif dan mandiri. “Mulai sekarang mahasiswa harus mengubur cita-citanya menjadi seorang PNS, tapi tanamkan jiwa yang kreatif dan mandiri dengan berwirausaha” tegas Waryono.

Sementara itu, Drs. Bono Setyo, M.Si selaku koordinator Pembina Mahasiswa Penerima Beasiswa di Lingkungan UIN Sunan Kalijaga memaparkan bahwa pola pembinaan dan monev kali ini ada perubahan skema dimana pada tahu lalu dilakukan berdasarkan per angkatan namun pada tahun ini dilakukan per fakultas melalui masing-masing pembina yang berkoordinasi dengan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama di tiap-tiap fakultas. Diharapkan dengan pola pembinaan dan monev seperti itu akan lebih efektif dan intensif.

Pada kesempatan itu, Bono juga memberikan suntikan semangat pada para mahasiswa bidik misi dengan mensosialisasikan quote atau yel-yel: Mahasiswa Bidik Misi “Mandiri dan Berprestasi”. “Dua kata itu walau hanyasimpleakan tetapi memiliki kekuatan psikologis yang luar biasa” jelas Bono yang juga sebagai Dosen Prodi Ilmu Komunikasi.

Menurut salah seorang peserta pembinaan dan monev, Wasiro, ia merasa senang dan terbantu dengan adanya kegiatan ini. “Saya merasa senang dan terbantu selama mengikuti kegiatan ini karena ada kesempatan untuk berinteraksi dengan teman-teman sesama penerima beasiswa bidik misi dan serasa makin dekat dengan para pimpinan maupun dengan para dosen khususnya tim pembina.” papar Wasiro yang saat ini sedang menyelesaikan skripsinya di prodi Psikologi Fishum UIN Sunan Kalijaga.(Doni TW-Humas)

Berita Terkait

Berita Terpopuler

Arsip Liputan
Arsip Pengumuman
Arsip Berita
Arsip Agenda
Arsip Kolom