Poliklinik

Website : klinik.uin-suka.ac.id

PROFIL UIN SUKA HEALTH CENTER

Mitra Menuju Sehat

A. Sejarah Yang Panjang

Cikal bakal UIN SUKA Health Center pada waktu itu dikenal dengan sebutan klinik IAIN yang dimulai tahun 1993-an. Setelah IAIN bertransformasi menjadi UIN berdasarkan Keppres No.50 tahun 2004, Klinik IAIN yang awalnya hanya memiliki beberapa para medis dan peralatan yang belum memadai berkembang pesat menjadi UIN SUKA Health Center dengan fasilitas yang lebih lengkap dan telah memiliki tenaga profesional yang memenuhi standar kompetensi medis. Pembangunan gedung UIN SUKA Health Center dilakukan pada tahun 2005-2006. Bangunan tersebut terdiri dari dua lantai, yaitu:

1. Lantai Satu

Terdiri dari Front Office, ruang periksa, farmasi, ruang tunggu, ruang laboratorium, UGD, dan ruang fisioterapi.

2. Lantai Dua

  • Terdiri dari ruang administrasi,
  • lobby pertemuan,
  • ruang periksa,
  • dan ruang senam.

Dalam perkembanngannya pembanguna UIN SUKA Helath Center, pengembangan konsep manajemen dan pengadaan alat-alat medis serta penunjang UIN SUKA Helath Center dilakukan atas kerja sama dengan tim kegiatan pengembangan UIN SUNAN KALIJAGA. Pengembangan konsep manajemen dirintis dengan melakukan workshop pengelolaan pelayanan kesehatan UIN Sunan Kalijaga pada tahun 2006, yang merekomendasikan pelayanan kesehatan berbasis program jaminan kesehatan ( asuransi) dan meningkatkan akses pelayanan kesehatan khususnya bagi civitas akademika dan masayarakat pada umumnya.

Ketika UIN Suka Health Center masih berbentuk klinik kecil dan personil yang bertugas adalah H. M Dahlan ( Seorang mentri) dan Ny. Sukepti (Pramu Rukti). Tahun 1980-an klinik IAIN dilayani oleh dr. Imam Rusdi (Sekarang spesialis Saraf ) dan Lela Badriyah ( perawat). Pelayanan yang diberikan masih sederhana, yaitu berupa penimbangan berat badan, cek tekanan darah dan obat-obatan sederhana. Akan tetapi keberadaan klinik IAIN saat itu sangatlah berarti, apalagi bagi pegawai dan warga sekitar yang tinggal di komleks perumahan IAIN. Terlebih lagi salah satu personil yaitu Laila Badriyah AKS saat itu juga bermukim di kompleks IAIN, sehingga setiap saat dapat melayani kebutuhan warga IAIN dalam hal kesehatan. Hal ini merupakan faktor yang membangun kedekatan civitas akademika dengan klinik IAIN.

Seiring dengan proyek pengembangan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, pada tahun 2006-2007 poliklinik UIN SUKA Health Center juga mendapatkan bantuan pengadaan sejumlah peralatan medis dan fasilitas bangunan yang cukup memadai untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi civitas akademika dan masayarakat pada umumnya. dimulai dengan melakukan studi kelayakan pengembangan pusat pelayanan kesehatan UIN Sunan Kalijaga yang merekomendasikan perlunya strategi kombinasi pengelolaaan UIN Suka Health Center yang berbasis jaminan kesehatan dan fee for service, sehingga pelayanan kesehatan yang diselenggarakan UIN SUKA Health Center dapat menjangkau tidak hanya Civitas akademika saja, namun juga bagi kalangan masyarakata umum.

B. VISI dan MISI

Visi :

Menjadi uni Pelayan Kesehatan yang unggul dan terkemuka dalam penyelenggaraan kesehatan terintegratif dan komprehensif bagi civitas akademika dan masyarakat umum.

Misi:

a. Mengelola dan menyelenggarakan kesehatan secara komprehensif ( promotif, kuratif, rehabilitatif).

b. Menciptakan loyalitas pelanggan dengan pelayanan SDM yang profesional dan berbudaya kerja prima.

c. Mewujudkan " Paradigma Sehat" yang mengupayakan pembiyayaan kesehatan berbasis jaminan kesehatan ( tafakul) sebagai salah satu upaya mewujudkan paradigma sehat dan pelayanan kesehatan.

C. Program Layanan Klinik dan Medis

a. Pelayanan Medis

  1. Pelayanan Dokter umum : Konsultasi, pemeriksaan kesehatan oleh dokter berpengalaman dan menjunjung tinggi etika profesi ( profesional) yang dilengkapi dengan alat-alat penunjang diagnostik sehingga menghasilkan diagnosa yang akurat.
  2. Pelayanan Dokter Gigi : Konsultasi dan pemeriksaan gigi, pembersihan karang gigi, pemasangan Ortho ( Kawat Gigi), pembuatan gigi tiruan Acylic, pembuatan gigi tiruan perselen, tindakan bedah mulut dan pengobatan infeksi gigi dan mulut.
  3. Pelayanan Bedah Minor : Tindakan Bedah minor merupakan layanan terpadu untuk tindkan operatif terencana maupun darurat meliputi : jahit luka, sirkumisi (khitan), pengangkatan benjolan (tumor), dll. Tindakan bedah minor dapat dilakukan dengan mentode konfensional maupun elektrik/ electrocauter.
  4. Pelayanan Gawat Darurat : yaitu pelayanan emergency selama jam kerja yang tersedia di poliklinik UIN SUKA Health Center. Unit Gawat Darurat UIN SUKA Health Center dilayani oleh para dokter, perwat yang kompeten. Cakupan pelayan Gawat darurat meliputi: tindakan infus, oksigenasi, nebulasi, pemasangan kateter urine, Gawat darurat basic life suport, bencana alam, observasi dll.

b. Pelayan Penunjang Medis

  1. Radiologi
  2. EKG
  3. Bedside laboratory
  4. Fisioterapi
  5. Farmasi
  6. Pelayanan Promosi Kesehatan

D. Program Peserta ASKES

  1. Cara Pendaftaran: 1. Peserta mengisi formulir pendaftaran dokter keluarga dan memilih PKK Tingkat 1, yaitu dokter UIN SUKA Health Center,2. Pendaftaran dilakukan di kantor ASKES setempat atau melalui UIN SUKA Health Center, 3. Pendaftaran peserta ASKES pada dokter keluatga UIN SUKA Health Center TIDAK harus meliputi seluruh anggota keluarga yang tertanggung.
  2. Prosedur Pelayanan : 1. Pesertta mendapat pelayanan rawat jalan tingkat pertama pada dokter keluarga sesuai yang tertera pada kartu ASKES dengan menunjukkan kartu ASKES, 2. Peserta menandatangani buku pelayanan, 3. Peserta akan mendapatkan pelayanan kesehatan berupa pemeriksaaan diagnostik, konsultasi, dan tindakan kecil, 4. Peserta kan mendapatkan surat rujukan ke RJTL /RS jika memerlukan tindakan spesialis lanjutan.
Dokter Praktek Hari Jam
dr. Diana Rismajani Senin-Jum'at 08.00-15.30
dr. Murtafiqoh Hasanah Senin-Jum'at 08.00-15.30
drg. Sakinah Senin- Jum'at 08.00-13.00
Arsip Liputan
Arsip Pengumuman
Arsip Berita
Arsip Agenda
Arsip Kolom