Rektor UIN Suka ; Mari Bersyukur, UIN Sunan Kalijaga Baru Saja Mendapatkan Tiga Kenikmatan

Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof. Dr.phil. Al Makin, S.Ag., M.A., mengajak untuk selalu bersyukur, optimis, berfikir masa depan yang cerah, dan selalu berdo’a. “Berfikir masa depan cerah, itu doa. Sikap pesimis, dan takut, juga seperti doa. Maka berdoalah yang baik-baik. Jangan berdoa yang tidak baik, baik untuk diri sendiri atau untuk teman, saudara, atau tetatangga atau sahabat. Mari bersikap positif, jangan bersikap negatif. Kata Albert Einstain, seorang fisikawan terkemuka di dunia, for positive thinking, there is always solution for every problem, and on the other hand, there is always problem for every solution (bagi yang berfikir positif, akan ada jalan keluar setiap persoalan, bagi yang berfikir negatif, akan ada persoalan di setiap solusi). Maka menjadilah orang berfikir positif, setelah wisuda, masa depan tambah cerah.”

Hal tersebut disampaikan Prof. Al Makin usai mewisuda sejumlah 965 orang secara virtual bertempat di Gedung prof. RHA. Soenarjo, SH, 24/2/2021. Sejumlah 965 yang di wisuda periode II tahun akademik 2020/2021 kali ini terdiri dari; 728 orang lulusan Sarjana (S1), 222 orang lulusan Magister (S2), 15 orang lulusan Doktor. Lebih Jauh Prof. Al Makin mengatakan, optimis dan bersyukur dapat meningkatkan imun tubuh. Bersyukur juga menjadikan orang yang bahagia. Sebagai bagian dari Kampus UIN Sunan Kalijaga, kita juga harus bersyukur karena UIN Sunan Kalijaga baru saja mendapatkan tiga nikmat sekaligus. Nikmat pertama: kampus kita dianugerahi penghargaan tiga area utama di akhir tahun 2020, yaitu : 1. Pengelolaan BLU terbaik di PTKIN Indonesia. 2. Perpustakaan dengan network internasitonal terbaik. 3. Akreditasi internasional dengan AUN QA terbanyak di Indonesia.

Nikmat kedua, 7 Prodi baru saja mengikuti assesmen lapangan dari SAPTO BANPT Kemendikbud; S1 Fisika FST dengan nilai A (373), S3 PAI FITK dengan nilai B (321), S1 PS FEBI dengan nilai A (364), S1 ES FEBI dengan nilai A (361), S2 PBA FITK nilai belum keluar, S2 AFI FUPI dengan nilai A (365). S2 INF FST (9 kriteria). Sementara 5 prodi segera assesmen lapangan; S1 PIAUD FITK (sudah AK), S1 Sosiologi Agama FUPI (sudah AK), S2 Manajemen Pendidikan Islam FITK (9 kriteria), S1 Psikologi FISHUM (9 kriteria), S1 Sastra Inggris FADIB (9 kriteria). Dengan aktif assesmen kualitas Prodi akan terus meningkat, dan menambah daya saing lulusan UIN Suka.

Nikmat ketiga. Tanah Pajangan Bantul yang akan menjadi kampus II UIN Sunan Kalijaga, sebanyak 69 hektare, sudah lunas. UIN Sunan Kalijaga segera mengajukan rencana dan membuat proposal membangun kampus II. Tim pengembangan kampus II merencanakan membangun banyak fakultas baru dan jurusan baru: Fakultas Teknik, Fakultas Maritim, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Fakultas Psikologi, Fakultas Sospol, dan lain-lain. Kita akan membuka jurusan banyak: Magister Manajemen, Arsitektur Islam, konsentrasi China, Jepang, Hubungan Internasional, Halal industry, dan lain-lain.

Prof. Al Makin menyampaikan, selaku Rektor dan atas nama UIN Sunan Kalija saya ingin mengucapkan terimakasih kepada Bapak Menteri Agama, baik yang purna Jend Fachrul Razi dan saat ini Gus Yaqut Kholil Qoumas. Terima kasih Pak Mentri berdua yang telah melunasi dan akan melunasi. Saya ucapkan terimakasih kepada Prof. Nizar Ali selaku Sekjend Kemenag, Prof. Ali Ramdhani selaku Dirjend Pendis, Prof. Suyitno selaku Derektur Diktis, Pak Karocan Rahmat Ali, Kabag, Kasubag, Penasehat BLU, dan semua pihak yang terlibat yang namanya tidak bisa disebut satu persatu. Terimakasih juga Kementrian Keuangan, Kementrian yang terkait dengan pelunasan. Saya ucapkan terimakasih pada rakyat Pajangan atas kesabarannya, Pak Camat, Lurah, Dukuh, RT, RW dan tokoh-tokohnya, kata Prof. Al Makin.

Tentang kompetensi alumni, Prof. Al Makin memaparkan, hasil tracer study tahun 2020 yang dilakukan Cendi (Center for entrepreneurship UIN Sunan Kalijaga) dipimpin Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Kerja-sama, Dr. Abdur Rozaki terungkap; alumni UIN Suka dari tahun masuk 2013, dari total responden yang dipilih, yang bekerja 41.28%, berwirausaha 12.40%, bekerja dan berwirausaha 24.85%, 87.1% mengaku dapat gaji kurang dari 5 juta, mengaku mendapat gaji 5 hingga 10 juta sebanyak 11.7 %, dan sisanya 1.2 % mengaku lain-lain.

Alumni UIN Sunan Kalijaga yang bekerja di perusahaan swasta/organisasi profit sebanyak 50.80%, bekerja di lembaga non pemerintah/organisasi non Profit 19.65%, dan Pemerintah (termasuk BUMN) 29.55%. Sebanyak 37.1% bergerak dalam bidang retail atau perdagangan, 10.3% bergerak dalam bidang pertanian atau peternakan, 16.5% dalam bidang jasa, 2.2 % bidang properti, 17.5 % bidang kuliner, 1.8% bidang teknologi, dan 14.6 % lain-lain. Didapatkan data bahwa 24.85% alumni UIN Sunan Kalijaga bekerja dan berwirausaha. Adapun jenis usaha yang ditekuni adalah: Retail atau perdagangan 32.3%, Pertanian atau peternakan 6.6 %, Jasa 18.7 %, Properti 2.5 %, Kuliner 16.3 %, Teknologi 1.3 %, dan Lain-lain 22.3%.

Dari tracer study diketahui juga bahwa transisi alumni dari mahasiswa memasuki dunia kerja, yaitu sebanyak 33.2 % menyatakan telah mendapatkan pekerjaan sebelum lulus kuliah. Sebanyak 29.5 % alumni menyatakan 0 - 3 bulan, 3 - 6 bulan sebanyak 14,1 %, dan lebih dari 6 bulan sebanyak 23.2 %. Tracer study ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian kampus terhadap pengembangan karier semua alumni. Dan sebagai acuan pengembangan kurikulum ke depan, agar kualitas alumni semakin membanggakan.

Kepada para wisudawan-wisudawati Prof. Al Makin berpesan untuk mau belajar dari nilai-nilai samurai Jepang atau semangat Bushido. Nilai-nilai itu antara lain; Bushido yang pertama keberanian (menghadapi tantangan zaman, menyelesaikan persoalan dalam kesulitan, berani menghadapi kenyataan, berani berjuang, berani berkorban, dan berani bermimpi). Bushido yang kedua Gi atau Integritas/Kejujuran/Komitmen. Nilai Bushido yang ketiga adalah Jin. Atau murah hati. Nilai Bushido selanjutnya adalah Rei (hormat). Nilai Bushido selanjutnya adalah Makoto atau kejujuran. Nilai Bushido selanjutnya adalah Meiyo yaitu kehormatan. Nilai Bushido selanjutnya adalah Chuugi atau setia kawan. Nilai terakhir dalam Bushido adalah ganbaru, atau fokus dan tekun sekaligus setia pada apa yang kita diyakini. Ini penting bagi anak-anak muda. Agar setia pada angan-angan dan nilai-nilai budaya setempat.

Terakhir Prof. Al Makin berharap, agar para alumni UIN Suka tidak berhenti belajar. “Orang pintar itu milik masa lalu, sedangkan masa depan dimiliki orang yang selalu belajar. Tanpa kenal menyerah, tidak berputus asa. Jika ingin lanjut S2 dan S3 segeralah berjuang, persiapkan Bahasa Inggris, TOEFL atau IELTS Anda. Jika ingin menjadi pengusaha segera mulai, jangan tunggu. Jika ingin menjadi politisi segera belajar dan bangun network. Jika ingin sukses bidang apa saja, pegang nilai-nilai samurai tadi yang juga ada di hampir semua budaya kita. Menjadi samuarai tidak harus berpegang pada pedang, tapi teguh, menjadi pejuang seperti petarung sejati, yang memegang nilai-nilai Bushido. Kreatif menciptakan peluang. Seperti Steve Job yang telaten mendalmai computer dan berinovasi melahirkan McCintosh atau Aple. Bill Gate melahirkan Microsoft. Mark Zuckerberg melahirkan Facebook, Elon Musk yang merencanakan ke Mars, itu juga telatan dan kreatif, dia memimpin Tesla, perusahaan mobil listrik hebat saat ini. Juga Jeff Bezoz pemilik Amazon.com yang Berjaya. Semoga kalian bisa seperti mereka, demikian harap Prof. Al makin. (Weni/Doni)