Proses pendirian Fakultas Kedokteran di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta terus menunjukkan kemajuan signifikan. Evaluasi lapangan usulan pembukaan Program Studi Kedokteran Program Sarjana dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter resmi ditutup pada Rabu (11/3/2026) di ruang Teatrikal Lantai 4 Gedung Fakultas Kedokteran kampus setempat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan dalam proses pengembangan program studi baru yang dijalankan sesuai mekanisme penjaminan mutu pendidikan tinggi sebelum penetapan resmi oleh kementerian.
Kepala Subdirektorat Pengembangan dan Penataan Kelembagaan Perguruan Tinggi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Deny Kurniawan, M.T., Ph.D., menyampaikan bahwa hasil evaluasi lapangan menunjukkan kesiapan berbagai aspek utama yang menjadi prasyarat pembukaan program studi.
“Aspek kurikulum, sumber daya manusia, serta sarana dan prasarana pada prinsipnya telah memenuhi kriteria yang ditetapkan. Fasilitas pembelajaran, termasuk kebutuhan praktikum tahap awal, juga telah tersedia dengan baik. Beberapa penyempurnaan yang bersifat penguatan akan menjadi bagian dari proses tindak lanjut sebelum tahapan penetapan di kementerian,” ujarnya.
Evaluator lainnya, Prof. Dr. dr. Haerani Rasyid, M.Kes., Sp.GK., SpPD-KGH (K), FINASIM, turut menilai bahwa kesiapan komponen utama penyelenggaraan pendidikan kedokteran di UIN Sunan Kalijaga telah menunjukkan fondasi yang mumpuni.
“Tiga komponen utama yang menjadi fokus penilaian, yakni kurikulum, sumber daya manusia, serta sarana dan prasarana, telah menunjukkan kesiapan yang baik. Hasil evaluasi ini menjadi bagian dari proses penilaian lebih lanjut sesuai mekanisme yang berlaku di kementerian,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Noorhaidi Hasan, menyampaikan bahwa pengembangan Program Studi Kedokteran merupakan langkah strategis universitas dalam memperluas kontribusi akademik bagi masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan.
“Persiapan pendirian Program Studi Kedokteran telah berjalan melalui proses yang matang dengan dukungan kerja tim yang solid. Kami juga mendapatkan pendampingan yang optimal dari Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro sebagai kampus pendamping. Alhamdulillah, seluruh proses dapat berjalan dengan baik hingga tahap evaluasi lapangan,” ujarnya.
Rektor juga menandatangani dan menerima langsung berita acara yang diserahkan oleh Kepala Subdirektorat Pengembangan dan Penataan Kelembagaan Perguruan Tinggi, Deni Kurniawan, mewakili tim evaluator, sebagai penanda selesainya proses evalua
Ke depan, pembukaan Program Studi Kedokteran di UIN Sunan Kalijaga diharapkan dapat memperkuat kontribusi perguruan tinggi keagamaan dalam pengembangan ilmu kesehatan sekaligus melahirkan tenaga medis yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan landasan etika yang kuat dalam melayani masyarakat.(humassk)