WhatsApp Image 2026-02-04 at 08.18.26.jpeg

Rabu, 04 Februari 2026 08:40:00 WIB

0

Uji Fungsi Laboratorium Digelar Intensif, UIN Sunan Kalijaga Mantapkan Langkah Dirikan Fakultas Kedokteran

Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta kian memantapkan langkah menuju pendirian Fakultas Kedokteran dengan menyiapkan infrastruktur laboratorium dan sumber daya manusia secara matang, sebuah fondasi krusial bagi pendidikan dokter yang berkualitas.

Sejak Senin (2/2/2026), kampus PTKIN tertua di Indonesia ini menggelar uji fungsi sekaligus pelatihan intensif penggunaan peralatan laboratorium yang disiapkan untuk fakultas kedokteran. Kegiatan ini menjadi tahapan penting untuk memastikan seluruh sarana siap digunakan secara optimal dalam proses pembelajaran mahasiswa kedokteran nantinya.


Laboratorium yang telah disiapkan mencakup berbagai bidang utama ilmu medis, mulai dari Laboratorium Anatomi, Biokimia Patologi Klinik, Mikrobiologi Parasitologi, Fisiologi, Histologi Patologi Anatomi, Biomolekuler, Farmakologi, hingga Laboratorium Keterampilan Klinik, Kesehatan Masyarakat, dan Bioetik.

Seluruh fasilitas tersebut dirancang secara presisi untuk memenuhi standar pendidikan kedokteran modern, sekaligus mendukung kekhasan UIN Sunan Kalijaga yang berfokus pada pendekatan preventif-promotif, geriatri, serta kesehatan muskuloskeletal

Sebanyak 12 tenaga laboran yang telah dipersiapkan khusus untuk pendirian Fakultas Kedokteran mengikuti pelatihan ini. Mereka mendapatkan panduan teknis mengenai pengoperasian alat, prosedur keselamatan kerja, serta pemeliharaan peralatan laboratorium agar tetap optimal dan berkelanjutan.

Pelatihan tersebut tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga pada peran strategis laboran sebagai mitra akademik dosen dalam mendampingi mahasiswa saat praktikum dan riset.

“Laboratorium adalah jantung pendidikan kedokteran. Peralatan yang canggih harus diimbangi dengan SDM yang kompeten. Karena itu, kesiapan laboran menjadi kunci utama,” ujar salah satu calon dosen, dr. Murtafiqoh Hasanah.

Melalui uji fungsi dan peningkatan kapasitas tenaga laboratorium ini, UIN Sunan Kalijaga memastikan bahwa proses pembelajaran di Fakultas Kedokteran yang kelak akan didirikan nantinya berjalan profesional, aman, dan sesuai standar akademik yang ada.

Langkah ini menegaskan bahwa pendirian Fakultas Kedokteran bukan sekadar rencana administratif, melainkan sebuah proyek pendidikan yang dipersiapkan secara serius, mulai dari infrastruktur fisik hingga kualitas sumber daya manusia.

Dengan kesiapan laboratorium yang komprehensif dan sumber daya manusia yang terlatih, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menunjukkan bahwa pendirian Fakultas Kedokteran bukan sekadar pembangunan institusi baru, melainkan wujud komitmen tulus untuk bergandengan tangan dengan pemerintah dalam mencetak dokter profesional bagi Indonesia.(humassk)