Di
tengah dominasi perguruan tinggi yang memiliki sejarah panjang sebagai lembaga
pencetak tenaga pendidik, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mencatat capaian
istimewa. Kampus ini berhasil menembus jajaran 10 perguruan tinggi terbaik
bidang Pendidikan di Indonesia versi EduRank 2026, bersanding dengan delapan
perguruan tinggi yang bertransformasi dari Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan
(IKIP), seperti Universitas Pendidikan Indonesia dan Universitas Negeri Malang.
UIN Sunan Kalijaga juga menjadi satu-satunya Perguruan Tinggi Keagamaan Islam
Negeri (PTKIN) yang berhasil masuk dalam 10 besar nasional tersebut.
Berdasarkan
rilis EduRank 2026, UIN Sunan Kalijaga menempati peringkat ke-9 terbaik di
Indonesia pada bidang Pendidikan. Posisi ini menjadi capaian yang menonjol
karena menempatkan UIN Sunan Kalijaga dalam kelompok perguruan tinggi nasional
dengan reputasi kuat di bidang pendidikan. Pengakuan tersebut tidak hanya
terlihat pada level nasional. Dalam pemeringkatan yang sama, UIN Sunan Kalijaga
juga berada di peringkat ke-38 Asia dan peringkat ke-306 dunia untuk bidang
Pendidikan, menunjukkan daya saing akademiknya yang semakin diperhitungkan.
Perlu diketahui, bahwa EduRank merupakan lembaga pemeringkatan yang menyusun peringkat perguruan tinggi berdasarkan sejumlah indikator, di antaranya kinerja publikasi ilmiah, jumlah sitasi akademik, pengaruh alumni, serta tingkat visibilitas dan reputasi institusi di ruang digital. Pemeringkatan dilakukan dengan menganalisis jutaan publikasi ilmiah dan sitasi dari berbagai perguruan tinggi di dunia.
Masuknya UIN Sunan Kalijaga ke dalam jajaran 10 besar nasional bidang Pendidikan menjadi indikator bahwa kontribusi akademik yang dihasilkan sivitas kampus terus menunjukkan perkembangan positif. Produktivitas publikasi ilmiah, meningkatnya dampak sitasi, serta kontribusi alumni dalam berbagai sektor pendidikan menjadi faktor penting yang turut membentuk capaian tersebut.
Menanggapih hal tersebut, Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Noorhaidi Hasan menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari ikhtiar kolektif sivitas akademika dalam membangun budaya akademik yang kuat, produktif, dan berdampak.
"Pemeringkatan ini menunjukkan bahwa bidang Pendidikan di UIN Sunan Kalijaga memiliki fondasi akademik yang semakin kokoh. Pengakuan ini tidak hanya mencerminkan produktivitas publikasi dan kualitas riset yang dihasilkan dosen, mahasiswa, serta peneliti, tetapi juga menggambarkan kontribusi nyata alumni dan sivitas akademika dalam pengembangan pendidikan di Indonesia," ujarnya.
Keberhasilan menempati posisi teratas di kalangan PTKIN dan masuk dalam jajaran perguruan tinggi terbaik nasional pada bidang Pendidikan, lanjutnya, menjadi indikator bahwa transformasi akademik yang selama ini dijalankan kampus menunjukkan hasil yang positif, sekaligus menjadi pijakan untuk memperkuat kualitas riset, pembelajaran, dan kontribusi keilmuan di masa mendatang.
"Kami memandang capaian ini bukan sebagai titik akhir, melainkan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas tridharma perguruan tinggi. UIN Sunan Kalijaga akan terus memperkuat ekosistem riset, publikasi ilmiah, inovasi pembelajaran, serta kolaborasi akademik agar kontribusi keilmuan yang dihasilkan semakin luas manfaatnya bagi masyarakat," tegasnya.
Capaian ini juga membawa tanggung jawab untuk terus menghadirkan kontribusi bagi kemajuan pendidikan. Dengan fondasi keilmuan yang semakin kokoh, UIN Sunan Kalijaga berkomitmen memperluas dampak riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat agar manfaat ilmu pengetahuan dapat dirasakan semakin luas. Sebab, pendidikan yang berkualitas pada hakikatnya merupakan hak seluruh anak bangsa, tanpa memandang latar belakang sosial maupun wilayah tempat mereka tumbuh dan berkembang.(humassk)