Kontingen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta memastikan kesiapan berlaga pada Pekan Olahraga, Seni, dan Ilmiah Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri Jawa-Madura (PORSI JAWARA) II Tahun 2026. Sebanyak 100 mahasiswa terbaik UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta telah menuntaskan pendaftaran by name dan dinyatakan memenuhi syarat dalam verifikasi administrasi peserta.
Tahapan
tersebut menjadi bagian penting dari persiapan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
untuk berkompetisi pada ajang yang mempertemukan mahasiswa PTKIN se-Jawa dan
Madura. Kontingen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta akan ambil bagian dalam 25 cabang lomba yang terbagi dalam 46 nomor
perlombaan, dengan membawa semangat untuk mengembangkan potensi
mahasiswa sekaligus mengharumkan nama universitas.
Pendaftaran
by name yang diselesaikan sebelum batas waktu 15 Agustus 2026 mencakup
pemeriksaan berbagai dokumen, antara lain Kartu Tanda Mahasiswa (KTM), Kartu
Rencana Studi (KRS), KTP, tautan PDDIKTI, dan pasfoto resmi. Proses verifikasi
dilakukan untuk memastikan seluruh peserta yang diutus merupakan mahasiswa
aktif jenjang sarjana dan memenuhi ketentuan kompetisi.
Hasilnya,
berdasarkan verifikasi Panitia PORSI JAWARA II 2026 UIN K.H. Abdurrahman Wahid
Pekalongan per 18 Agustus 2026, seluruh
berkas Kontingen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dinyatakan Memenuhi Syarat (MS).
Capaian
tersebut mencerminkan keseriusan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dalam
mempersiapkan delegasi sejak tahap administratif hingga kesiapan kompetisi.
Tidak hanya mengandalkan kemampuan individu, para mahasiswa juga mendapatkan
pendampingan dan pembinaan dari dosen dalam mempersiapkan karya maupun materi
perlombaan.
Selain
menyelesaikan pendaftaran peserta, kontingen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta juga
telah mengunggah karya untuk lima cabang lomba yang memiliki batas pengumpulan
pada 12 Agustus 2026. Kelima cabang tersebut meliputi Business Plan, Inovasi Media Pembelajaran, Film Pendek, Pop Solo Islami,
dan Peradilan Semu.
Salah
satu karya hadir dari mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam melalui
cabang Business Plan. Nur Cahyanti, anggota tim, mengatakan karya yang diusung
mengangkat potensi pertanian Gunungkidul, sekaligus merepresentasikan kedekatan
mahasiswa dengan persoalan dan potensi ekonomi masyarakat di daerah tersebut.
“Tema
yang kami pilih dalam lomba business plan mengangkat produk pertanian
Gunungkidul, dan tim kami pun berbasis di sana. Jadi, dalam ajang PORSI JAWARA
II 2026 ini, harapan kami potensi pertanian serta ekonomi warga Gunungkidul
dapat terangkat,” ujarnya.
Keikutsertaan
tersebut menunjukkan bahwa kompetisi mahasiswa tidak hanya diarahkan pada pencapaian
prestasi, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
untuk mengembangkan gagasan yang berangkat dari potensi lokal dan memberikan
dampak bagi masyarakat.
Sementara
itu, kabar menggembirakan datang dari cabang Peradilan Semu. Tim UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta telah
mengirimkan naskah perlombaan pada 10 Agustus 2026, lebih awal dari jadwal yang
ditentukan. Naskah tersebut telah dikonfirmasi diterima panitia, dan per 18
Agustus 2026 tim UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dinyatakan lolos sebagai salah satu dari enam tim
finalis bersama lima tim UIN lainnya.
Kelolosan
tersebut menjadi modal penting bagi kontingen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
untuk melanjutkan persiapan menuju tahapan kompetisi berikutnya. Setelah
seluruh tahapan administrasi dan verifikasi diselesaikan, kontingen kini
memusatkan perhatian pada pemantapan teknis, pendalaman materi, serta latihan
intensif.
PORSI
JAWARA II 2026 sekaligus menjadi momentum bagi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
untuk menunjukkan kekuatan mahasiswa dalam bidang olahraga, seni, dan keilmuan.
Dengan dukungan pembinaan dosen dan persiapan yang terukur, kontingen UIN Sunan
Kalijaga Yogyakarta membawa target untuk tidak sekadar berpartisipasi, tetapi menorehkan prestasi dan memperkuat reputasi
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sebagai kampus yang memberi ruang bagi mahasiswa
untuk berprestasi, berkarya, dan menghadirkan gagasan yang berdampak bagi
masyarakat. (humassk)