Program Magister Studi Agama-Agama (MSAA), Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam (FUPI), Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, bekerja sama dengan Young Interfaith Peacemaker Community (YIPC), menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) film Seni Merayu Tuhan di Cinema XXI Yogyakarta, Sabtu (10/10). Kegiatan yang berlangsung pukul 12.40–14.30 WIB ini diikuti sekitar 150 mahasiswa dari Program Studi Sarjana dan Magister Studi Agama-Agama.
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang menikmati karya sinema, tetapi juga ruang refleksi untuk memahami spiritualitas, relasi manusia dengan Tuhan, serta dinamika keberagamaan yang diangkat melalui narasi film. Selain itu, kegiatan ini mempertemukan mahasiswa lintas jenjang pendidikan dalam suasana yang akrab dan terbuka, sekaligus mendorong pertukaran perspektif mengenai kehidupan beragama.
Para peserta tampak antusias mengikuti pemutaran film hingga selesai. Bagi mahasiswa Studi Agama-Agama, film dapat menjadi medium pembelajaran yang relevan untuk memahami fenomena keagamaan secara kontekstual. Melalui narasi visual yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, mahasiswa dapat mengamati bagaimana pengalaman spiritual dan relasi manusia dengan Tuhan direpresentasikan dalam karya seni.
Ketua Program Studi Magister Studi Agama-Agama, Dr. Dian Nur Anna, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan YIPC merupakan salah satu upaya untuk memperkuat semangat dialog, toleransi, dan perdamaian antarumat beragama, khususnya di kalangan generasi muda. Menurutnya, ruang perjumpaan melalui kegiatan kebudayaan seperti pemutaran film dapat membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk merefleksikan nilai-nilai keberagamaan secara lebih luas.
Sementara itu, Dr. Andeas Jonatan dari YIPC berharap kegiatan semacam ini dapat mendorong tumbuhnya sikap saling memahami dan menghargai perbedaan. Melalui perjumpaan dan dialog, generasi muda diharapkan mampu membangun relasi yang lebih inklusif serta berkontribusi dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang damai di tengah keberagaman keyakinan.
Melalui kegiatan nobar Seni Merayu Tuhan, Program Magister Studi Agama-Agama UIN Sunan Kalijaga dan YIPC berharap budaya apresiasi film serta diskusi reflektif semakin berkembang di lingkungan akademik. Mahasiswa juga diharapkan semakin terlatih untuk berpikir kritis, bersikap terbuka, dan memandang keberagaman sebagai bagian penting dalam kehidupan bersama.
Kolaborasi ini menjadi salah satu langkah untuk mempertemukan kajian akademik dengan praktik dialog lintas iman di kalangan generasi muda. Ke depan, kerja sama antara Program Studi Magister Studi Agama-Agama dan YIPC diharapkan terus berlanjut melalui berbagai kegiatan edukatif dan reflektif yang mendukung penguatan toleransi, dialog, serta perdamaian antarumat beragama.(humassk)