3f11184b-95b8-4939-9db7-6c01574394d4.jpg

Senin, 10 November 2025 10:04:00 WIB

0

UIN Sunan Kalijaga Gelar Pengarahan dan Penyerahan Buku Rekening bagi 400 Penerima KIP Kuliah Rekrutmen 2025

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta melalui Tim Kemahasiswaan menyelenggarakan kegiatan Pengarahan dan Penyerahan Buku Tabungan bagi mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) Rekrutmen 2025, Senin (10/11/2025), di Aula Convention Hall Lantai 2 kampus setempat.

Sebanyak 400 mahasiswa resmi menerima buku rekening dan kartu ATM yang diserahkan secara langsung oleh tim dari Bank Negara Indonesia (BNI) selaku mitra penyalur beasiswa. Hadir dalam kegiatan ini, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Dr. Abdur Rozaki, beserta para Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama di lingkungan UIN Sunan Kalijaga.

Dalam sambutannya, Dr. Abdur Rozaki menyampaikan bahwa alokasi KIP Kuliah yang diterima kampus pada tahun ini terbatas. Dari ribuan pendaftar, hanya 400 mahasiswa yang dinyatakan lolos dan memenuhi kriteria berdasarkan seleksi administrasi, wawancara, hingga visitasi lapangan.

“Kami menyampaikan permohonan maaf karena alokasi kuota KIP Kuliah yang diterima dari Kementerian Agama pada tahun 2025 hanya berjumlah 400 mahasiswa. Proses seleksi telah dilakukan secara ketat dan berlapis. Dengan mekanisme ini, kami berupaya memastikan bahwa bantuan diberikan kepada mahasiswa yang benar-benar berasal dari keluarga dengan kondisi sosial ekonomi tidak mampu,” ujarnya.


Dr. Rozaki juga menegaskan komitmen universitas dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas proses penerimaan KIP Kuliah. Ia meminta para mahasiswa untuk bersikap jujur mengenai kondisi sosial ekonomi yang sebenarnya serta mengimbau agar memanfaatkan kanal pengaduan resmi melalui media sosial kemahasiswaan apabila menemukan indikasi penerima yang tidak memenuhi kriteria. Selain itu, ia juga mengingatkan agar mahasiswa waspada terhadap segala bentuk pungutan liar dari pihak mana pun.

“Tidak ada ruang bagi praktik manipulasi data maupun pungutan liar dalam penyaluran KIP Kuliah. Jika ditemukan pungutan dalam bentuk apa pun, segera laporkan. Hak mahasiswa wajib diterima secara penuh tanpa pemotongan,” ujarnya menegaskan.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa KIP Kuliah adalah amanah negara yang harus dijaga melalui prestasi. Mahasiswa diminta mempertahankan IPK minimal 3,25 sebagai syarat keberlanjutan beasiswa.

“Kalau Anda tidak serius kuliah dan IPK kurang dari 3,25, beasiswa akan dialihkan kepada mahasiswa lain yang lebih berhak. Jika kondisi ekonomi keluarga membaik, segera laporkan,” katanya.

Di hadapan penerima beasiswa, Dr. Rozaki juga memotivasi mahasiswa agar menyiapkan diri untuk studi lanjut, termasuk meraih beasiswa S2 dan S3 di luar negeri. Ia menyebutkan bahwa UIN Sunan Kalijaga telah menjalin kerja sama akademik dengan SOAS University (London) dan University of Edinburgh.

“Belajar bahasa Inggris, belajar academic writing. Kesempatan akademik sudah terbuka. Anda memasuki gerbang ilmu melalui KIP Kuliah, jaga amanah ini, lulus tepat waktu, lalu kejar beasiswa berikutnya,” tuturnya.

Dari pihak BNI, Tim Business Solution BNI Wilayah 17 menghadirkan edukasi literasi keuangan kepada mahasiswa baru penerima KIP Kuliah. Arifah, perwakilan BNI, menegaskan agar mahasiswa mengabaikan pesan WhatsApp atau tautan mencurigakan yang mengatasnamakan BNI.

“Abaikan pesan yang meminta data pribadi atau mengarahkan ke tautan tertentu. Penerima KIP-K BNI tidak dikenakan biaya apa pun,” jelasnya.

Sementara itu, Digital Business Solution Team Leader BNI Wilayah 17, Joko Dwi Harsono, memberikan materi terkait literasi keuangan sebagai upaya membekali mahasiswa dengan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan yang sehat dan bertanggung jawab.

Program KIP Kuliah menjadi salah satu instrumen afirmasi untuk membuka akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu. UIN Sunan Kalijaga menegaskan bahwa keberhasilan akademik penerima KIP Kuliah tidak hanya menjadi prestasi individu, tetapi juga wujud pertanggungjawaban terhadap negara dan generasi berikutnya. (humassk)