WhatsApp Image 2026-04-06 at 19.18.10.jpeg

Selasa, 07 April 2026 08:22:00 WIB

0

Lulusan UIN Sunan Kalijaga Raih Rekor MURI, Kembangkan Riset Nutrisi hingga Mikroba Usus untuk Kesehatan

Di tengah meningkatnya tuntutan publik terhadap kualitas lulusan perguruan tinggi, capaian akademik yang terukur menjadi indikator penting. Hal ini ditunjukkan oleh Fahrul Nurkolis, S.Si., M.Biomed., lulusan Prodi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang berhasil meraih penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

Penghargaan tersebut diberikan atas produktivitas publikasi ilmiah terindeks Scopus terbanyak serta kepemilikan paten sederhana terbanyak di bidang biomedis. Capaian ini menempatkan Fahrul sebagai salah satu peneliti muda yang konsisten mengembangkan riset di bidang kesehatan berbasis ilmiah.

Fokus riset Peneliti UIN Sunan Kalijaga ini berada pada pengembangan pangan fungsional dan nutrisi berbasis biomedis, yang mengkaji bagaimana makanan berpengaruh terhadap kesehatan tubuh hingga pada tingkat molekuler. Penelitiannya mencakup hubungan antara nutrisi, ekspresi gen, serta peran mikrobioma usus dalam menjaga keseimbangan metabolisme.

Selain itu, riset yang dilakukan juga mengarah pada pemanfaatan bahan alam sebagai sumber senyawa bioaktif yang berpotensi mendukung pencegahan berbagai penyakit degeneratif, seperti diabetes dan gangguan metabolik. Pendekatan ini memperlihatkan bagaimana ilmu biomedis tidak hanya berkembang di laboratorium, tetapi juga beririsan langsung dengan kebutuhan kesehatan masyarakat.(humassk)

Dalam konteks pendidikan tinggi, capaian ini menunjukkan pentingnya membangun tradisi riset yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga relevan secara sosial. Produktivitas ilmiah tidak semata diukur dari jumlah publikasi, melainkan juga dari kontribusinya dalam menjawab tantangan nyata.

Bagi UIN Sunan Kalijaga, keberhasilan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem akademik yang mendorong lahirnya inovasi dan publikasi ilmiah bereputasi internasional. Penguatan riset interdisipliner terus didorong sebagai strategi untuk meningkatkan daya saing lulusan di tingkat global.

Lebih jauh, capaian ini juga menjadi contoh konkret bahwa lulusan perguruan tinggi keagamaan mampu berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan modern. Di tengah berbagai persepsi publik, karya ilmiah berbasis data dan inovasi menjadi bukti nyata kualitas tersebut.

Dengan demikian, prestasi Fahrul Nurkolis tidak hanya menjadi capaian personal, tetapi juga mencerminkan arah transformasi perguruan tinggi yang menempatkan riset sebagai fondasi. Dari kampus, lahir pengetahuan, dan dari pengetahuan, tumbuh solusi bagi kehidupan.