Yogyakarta — UIN Sunan Kalijaga
kembali menggelar Anugerah Kalijaga Prestasi 2025, sebuah ajang penghargaan
yang telah menjadi tradisi tahunan sejak pertama kali diadakan pada 2020.
Memasuki tahun kelima penyelenggaraan, acara ini semakin kokoh sebagai salah
satu momentum paling bergengsi di kampus untuk merayakan mahasiswa-mahasiswa
terbaik yang menorehkan prestasi nasional dan internasional. Tahun ini, dari
total sekitar 560 pendaftar yang mengikuti seleksi ketat, sebanyak 410
mahasiswa berhasil ditetapkan sebagai penerima penghargaan.
Sejak awal digelar, Anugerah
Kalijaga Prestasi tumbuh menjadi ruang afirmasi bagi mahasiswa yang
berjuang keras di medan kompetisi. Bukan sekadar seremoni, acara ini menjadi
simbol bahwa keunggulan akademik, kreativitas, dan daya juang telah menjadi
denyut nadi mahasiswa UIN Sunan Kalijaga. Suasana aula terasa penuh energi dan
kebanggaan ketika ratusan mahasiswa berprestasi dari berbagai fakultas
berkumpul membawa semangat juara.
Wakil
Rektor: “Ketekunan adalah energi yang menggerakkan masa depan kampus ini.”
Dalam sambutannya, Wakil Rektor
Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, DR. Abdur Rozaki, menyampaikan bahwa
penghargaan ini adalah bentuk apresiasi kampus terhadap keteguhan mahasiswa
dalam menghadapi berbagai tantangan.
“Cara kita merayakan pencapaian
mahasiswa UIN Sunan Kalijaga sesungguhnya adalah bentuk apresiasi atas kerja
keras, dedikasi, dan daya juang mereka sepanjang tahun ini,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa para penerima
penghargaan bukan hanya pemenang lomba, tetapi teladan bagi seluruh mahasiswa
lainnya.
“Prestasi bukan sekadar penghargaan,
tetapi bagian dari proses kepemimpinan dan pembentukan karakter. Semoga capaian
hari ini menjadi pijakan untuk menaklukkan masa depan. Empowering Knowledge,
Saving the Future.”
Live
Achievement Award: Menghormati Sang Pembina Teladan
Pada kesempatan yang sama, kampus
juga memberikan Live Achievement Award, sebuah penghargaan khusus bagi pembina
yang menunjukkan dedikasi, kehadiran, dan keteladanan luar biasa dalam membina
kegiatan kemahasiswaan.
Penghargaan diberikan kepada Prof.
Dr. H. Syihabuddin Qalyubi, Lc., M.Ag. Pembina UKM Pencak Silat CEPEDI yang diterima
oleh putri beliau, Nadia. Dalam pesan online-nya, beliau menyampaikan bahwa
masa pengabdiannya di UKM CEPEDI menjadi salah satu pengalaman paling bermakna
dalam perjalanan hidup dan kariernya. Pernyataan itu diperkuat oleh Nadia bahwa
filosofi Trilogi CEPEDI — cepat, tepat, mantap — membentuk karakter ayahnya dan
memberi dampak besar bagi keluarga dan lingkungan.
Rektor:
“Prestasi mahasiswa adalah pilar kebanggaan UIN Sunan Kalijaga.”
Dalam suasana penuh optimisme, Rektor
UIN Sunan Kalijaga, Prof. Noorhaidi Hasan, menyampaikan apresiasi kepada para
mahasiswa berprestasi dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan
acara ini.
Rektor mengawali sambutan dengan
kabar penting yang baru diterima beberapa jam sebelumnya:
“Tadi malam, menjelang subuh, kami
mendapat kabar bahwa UIN Sunan Kalijaga resmi masuk pemeringkatan QS World
University Rankings Asia pada klaster 1000–1100. Ini pencapaian bersejarah di
tahun pertama kita mendaftar.”
Rektor menegaskan bahwa prestasi
mahasiswa menjadi elemen krusial dalam meningkatnya reputasi universitas.
“Grafik prestasi mahasiswa terus
naik. Kalian hadir hari ini sebagai juara di berbagai bidang — akademik, seni,
olahraga, dan kompetisi internasional. Kalian adalah wujud kejayaan UIN Sunan
Kalijaga.”
Ia juga menyampaikan bahwa sore ini
salah satu tim mahasiswa tengah berlaga di babak final Lomba Debat Bawaslu RI. “Mari
kita doakan mereka membawa pulang kemenangan. Energi kalian membuat kami ikut
kembali muda.”
UIN
Sunan Kalijaga: Tradisi Tahunan yang Mengokohkan Budaya Keunggulan
Sebagai tradisi tahunan yang kini
memasuki tahun kelima, Anugerah Kalijaga Prestasi telah membentuk budaya
kompetisi positif yang menyelimuti seluruh fakultas.
Dengan 560 pendaftar dan 410
mahasiswa yang lolos seleksi, acara ini menjadi bukti kuat bahwa ekosistem
talenta di UIN SUKA semakin berkembang dan inklusif.
Mahasiswa tidak hanya meraih
penghargaan—mereka membangun masa depan kampus. Dari laboratorium penelitian,
panggung seni, gelanggang olahraga, hingga panggung internasional, prestasi
mereka adalah pondasi yang memperkuat identitas UIN Sunan Kalijaga sebagai
rumah bagi generasi juara. (humassk)