Gemini_Generated_Image_c9k6t5c9k6t5c9k6.png

Sabtu, 28 Maret 2026 20:57:00 WIB

0

UIN Sunan Kalijaga Masuk 5 Besar Kampus Hukum Terbaik Nasional Versi Scimago 2026

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dan internasional. Berdasarkan pemeringkatan yang dirilis oleh Scimago Institutions Rankings (SIR) tahun 2026, UIN Sunan Kalijaga berhasil menempati posisi kelima terbaik di Indonesia dalam bidang hukum. Secara global, kampus ini juga mencatatkan posisi di peringkat 262 dunia.

Capaian ini semakin melengkapi prestasi sebelumnya, di mana UIN Sunan Kalijaga juga masuk dalam jajaran peringkat dunia versi QS World University Rankings by Subject untuk bidang Theology, Divinity, & Religious Studies dengan menempati posisi ke-37 dunia.

Pemeringkatan SIR sendiri didasarkan pada tiga indikator utama, yakni kinerja penelitian, hasil inovasi, serta dampak sosial yang diukur melalui visibilitas web. Dalam daftar 10 besar nasional bidang hukum, UIN Sunan Kalijaga berada di posisi kelima, bersanding dengan sejumlah perguruan tinggi ternama seperti Universitas Airlangga, Universitas Indonesia, hingga Universitas Gadjah Mada.

Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Noorhaidi, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari komitmen kuat universitas dalam mendorong peningkatan kualitas riset dan publikasi ilmiah. Di bawah koordinasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), berbagai skema pendanaan riset terus dibuka setiap tahun, baik untuk tingkat nasional maupun internasional. Selain itu, universitas juga memberikan insentif bagi dosen dan mahasiswa yang berhasil mempublikasikan karya ilmiahnya di jurnal bereputasi.

Senada dengan hal tersebut, Dekan Fakultas Syari’ah dan Hukum, Ali Sodiqin, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian ini. Ia menilai peringkat tersebut mencerminkan kuatnya budaya riset dan publikasi ilmiah di lingkungan fakultas. Atmosfer akademik yang kondusif terus dibangun melalui berbagai kegiatan seperti diseminasi hasil riset, Kajian Turats, hingga Klinik Metodologi yang rutin diselenggarakan setiap bulan.

Dalam aspek publikasi, UIN Sunan Kalijaga saat ini memiliki delapan jurnal ilmiah di bidang hukum. Dua di antaranya, yakni Al Ahwal dan Al Mazahib, telah terindeks Scopus, sementara enam jurnal lainnya telah terakreditasi Sinta dengan berbagai peringkat. Keberadaan jurnal-jurnal ini menjadi indikator penting dalam menjaga kualitas dan keberlanjutan riset di lingkungan kampus.

Data Fakultas Syari’ah dan Hukum tahun 2025 menunjukkan bahwa sebanyak 78 artikel internasional bereputasi berhasil dipublikasikan oleh 52 dosen. Dengan total 83 dosen, capaian ini menunjukkan lebih dari 62 persen dosen aktif berkontribusi dalam publikasi ilmiah internasional.

Tidak hanya dosen, mahasiswa juga didorong aktif dalam publikasi ilmiah. Fakultas menyediakan insentif bagi mahasiswa yang berhasil mempublikasikan karya ilmiahnya. Bahkan, bagi mahasiswa magister dan doktor, publikasi menjadi syarat wajib dalam menyelesaikan studi. Upaya ini menjadi bagian dari strategi membangun ekosistem riset yang berkelanjutan serta mendorong pengembangan keilmuan, khususnya di bidang hukum.

Pihak fakultas berharap capaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi sivitas akademika dan alumni, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas dan daya saing di tingkat nasional maupun global.(humassk)