IMG-20260110-WA0182.jpg

Sabtu, 10 Januari 2026 22:51:00 WIB

0

Setelah SINTA, UIN Sunan Kalijaga Kembali Raih Peringkat 1 PTKIN 2026 Versi Webometrics

Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta mengawali tahun 2026 dengan capaian akademik yang membanggakan. Kampus ini berhasil menempati peringkat pertama perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN) se-Indonesia dalam pemeringkatan Webometrics edisi awal 2026. Secara nasional, UIN Sunan Kalijaga berada di posisi ke-27 dari total 3.695 perguruan tinggi yang tercatat dalam pemeringkatan tersebut.

Capaian ini menempatkan UIN Sunan Kalijaga di atas UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang berada di peringkat ke-33 nasional. Webometrics juga mencatat sebanyak tujuh PTKIN berhasil menembus jajaran 100 besar perguruan tinggi nasional, menandai meningkatnya daya saing PTKIN dalam ekosistem pendidikan tinggi Indonesia.

Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof. Noorhaidi Hasan menilai capaian tersebut sebagai hasil dari kerja kolektif civitas akademika dalam memperkuat kualitas riset, publikasi ilmiah, dan visibilitas institusi di ruang digital. Menurutnya, prestasi ini menjadi capaian awal tahun yang manis bagi UIN Sunan Kalijaga, setelah sebelumnya juga berhasil meraih peringkat pertama SINTA tingkat PTKIN.

“Capaian ini merupakan buah dari konsistensi penguatan riset, publikasi ilmiah, serta keterbukaan akses pengetahuan yang terus kami dorong. Setelah peringkat pertama SINTA PTKIN, posisi teratas Webometrics ini menjadi penanda bahwa transformasi akademik dan digital yang kami lakukan berada pada jalur yang tepat,” ujar Rektor UIN Sunan Kalijaga.

Ia menambahkan, capaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan institusi, tetapi juga menjadi tanggung jawab untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi agar berdampak luas bagi masyarakat.

Sementara itu, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama, Prof. Sahiron, menyebut keberhasilan PTKIN dalam pemeringkatan nasional sebagai indikasi kemajuan signifikan. Ia menegaskan bahwa PTKIN kini semakin kompetitif, bahkan jika dibandingkan dengan perguruan tinggi umum.

“PTKIN terus berkembang dan makin kompetitif. Berdasarkan rilis terbaru Webometrics, ada tujuh PTKIN yang berhasil masuk 100 besar nasional,” kata Prof. Sahiron di Jakarta, Sabtu (10/1/2026).

Ia menambahkan, bahwa  penguatan riset dan publikasi ilmiah akan terus menjadi fokus utama ke depan. “Kami akan terus melakukan penguatan, terutama pada riset dan publikasi hasil penelitian pada jurnal nasional maupun internasional,” ujarnya.

Sepintas mengenai Webometrics, merupakan sistem pemeringkatan perguruan tinggi dunia yang menilai institusi berdasarkan visibilitas web, keterbukaan akses ilmiah, serta dampak publikasi riset. 

Peringkat yang diraih UIN Sunan Kalijaga menegaskan peran PTKIN sebagai bagian integral dari ekosistem pendidikan tinggi nasional yang semakin kompetitif dan berorientasi global.  Raihan peringkat dalam berbagai pemeringkatan nasional dan global merefleksikan konsistensi UIN Sunan Kalijaga dalam meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi melalui penguatan riset, publikasi ilmiah, dan tata kelola institusi sebagai basis kontribusi akademik yang berkelanjutan bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan pembangunan masyarakat.(humassk)