IMG-20260116-WA0210.jpg

Jumat, 16 Januari 2026 18:34:00 WIB

0

Hadapi Visitasi Fakultas Kedokteran, UIN Sunan Kalijaga Konsolidasikan Calon Dosen dan Kesiapan Fasilitas

Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta meneguhkan keseriusannya dalam menyiapkan pendirian Fakultas Kedokteran (FK) melalui langkah-langkah yang terencana, sistematis, dan terukur. Salah satu ikhtiar strategis tersebut diwujudkan melalui Gathering Dosen Fakultas Kedokteran selama dua hari, Jumat (16/1/2026) – Sabtu (17/1/2026), sebagai bagian dari konsolidasi akademik dan pemantapan kesiapan menghadapi visitasi.


Dalam kegiatan yang digelar di Teatrikal Lt 4 Fakultas Kedokteran, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Istiningsih, melaporkan bahwa seluruh tahapan persiapan pendirian Fakultas Kedokteran telah dilaksanakan secara serius dan terukur. Berbagai aspek utama, mulai dari sumber daya manusia , pengembangan kurikulum, hingga kesiapan sarana dan prasarana, telah dipenuhi sesuai dengan perencanaan institusi. Hal ini menunjukkan bahwa UIN Sunan Kalijaga berada pada tingkat kesiapan yang memadai untuk melanjutkan proses pendirian Fakultas Kedokteran.

Sejalan dengan kesiapan internal tersebut, Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Noorhaidi Hasan, mengutip pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan bahwa pendirian Fakultas Kedokteran merupakan salah satu prioritas nasional. Hal ini didorong oleh masih terbatasnya jumlah tenaga dokter di Indonesia dalam upaya meningkatkan taraf kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, pendirian Fakultas Kedokteran UIN Sunan Kalijaga dinilai sejalan dan relevan dengan kebijakan nasional.


Prof. Noorhaidi menambahkan, bangsa Indonesia saat ini juga dihadapkan pada berbagai krisis, mulai dari krisis energi, lingkungan, kesehatan, hingga ketahanan nasional. Kondisi tersebut menuntut penguatan melalui pembangunan ekosistem pembelajaran yang kokoh dan berkelanjutan agar mampu mendukung terwujudnya kebijakan nasional secara efektif.

Paparan kegiatan dilanjutkan dengan penjelasan mengenai kekhasan Fakultas Kedokteran UIN Sunan Kalijaga. Fakultas ini dirancang dengan orientasi pada pendekatan promotif dan preventif, dengan fokus unggulan pada kesehatan geriatri, khususnya aspek muskuloskeletal.

Sebagai moderator dalam kesempatan tersebut, dr. M. Agung Prasetya, M.KM., AIFO(K), menjelaskan bahwa penetapan kekhasan tersebut salah satunya dilatarbelakangi oleh kondisi demografis nasional. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, proporsi penduduk lanjut usia di Yogyakarta telah mencapai sekitar 16 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional yang mencapai  12 persen, sehingga memerlukan perhatian khusus dalam layanan kesehatan.

Dalam kesempatan tersebut bertindak sebagai narasumber, Dokter Spesialis Saraf, Dr. dr, Yudiyanta, Sp.N., Subsp.N.N(K), memaparkan kurikulum dan keilmuan penyakit muskuloskeletal. Narasumber lainnya Adalah Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Geriatri, Dr. dr. Probosuseno, Sp.PD., K-GER., menyoroti pendekatan promotif dan preventif dalam kesehatan lansia. 

Kedua paparan tersebut menjadi sangat relevan dan penting dalam kegiatan ini, karena berfungsi sebagai ruang penyamaan persepsi dan penguatan kapasitas akademik bagi para calon dosen. 

Paparan mengenai keilmuan penyakit muskuloskeletal memberikan fondasi klinis yang esensial, sementara penekanan pada pendekatan promotif dan preventif dalam kesehatan lansia memperkaya perspektif kedokteran berbasis pencegahan. Keduanya saling melengkapi dalam membekali calon dosen agar mampu mengembangkan kurikulum dan strategi pembelajaran yang integratif, berbasis kompetensi, serta selaras dengan kekhasan dan visi keilmuan Fakultas Kedokteran UIN Sunan Kalijaga.

Rangkaian kegiatan hari pertama ditutup dengan tour sarana dan prasarana Fakultas Kedokteran. Fasilitas yang ditinjau meliputi ruang perkuliahan, ruang dosen, serta sejumlah laboratorium, antara lain laboratorium anatomi, biokimia, patologi klinik, mikrobiologi dan parasitologi, fisiologi, histologi, biomolekuler, farmakologi, dan lain sebagainya.

Peninjauan ini menjadi bagian dari komitmen dan kesiapan institusional UIN Sunan Kalijaga dalam memastikan terpenuhinya standar akademik dan kelayakan sarana prasarana, sebagai langkah strategis menjelang pelaksanaan visitasi pendirian Fakultas Kedokteran.(humassk)