1002443881.jpg

Sabtu, 12 September 2026 22:35:00 WIB

0

PORSI JAWARA II Telah Usai, UIN Sunan Kalijaga Pulang Membawa 18 Medali

Waktu terus bergerak selama PORSI JAWARA II 2026 berlangsung. Di tengah padatnya rangkaian pertandingan dan perlombaan, para mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menjalani hari-hari kompetisi dengan satu bekal yang sama, yakni kemampuan yang telah mereka persiapkan jauh sebelum tiba di arena.


Kerja keras itu berujung pada 18 medali yang dibawa pulang dari UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Hingga hari terakhir penyelenggaraan, Sabtu (12/9/2026), UIN Sunan Kalijaga mengoleksi tiga medali emas, lima perak, dan 10 perunggu.


Tiga emas datang dari cabang yang memperlihatkan keberagaman kemampuan mahasiswa. Emas pertama diraih melalui nomor Lead Putra cabang Panjat Dinding. Dua emas lainnya berasal dari cabang Musabaqah Syarh Al-Qur'an (MSQ) Tim dan Musabaqah Fahmil Qur'an(MFQ) Tim.


Dua cabang Al-Qur'an tersebut menghadirkan cerita yang berbeda dari arena olahraga. Jika panjat dinding menuntut ketepatan gerak dan keberanian menaklukkan lintasan, MSQ dan MFQ menempatkan kemampuan berpikir, penguasaan materi, komunikasi, serta kerja tim sebagai bagian penting dari perlombaan..

Lima medali perak turut menambah koleksi UIN Sunan Kalijaga. Medali tersebut diraih melalui Seni Ganda Putri Pencak Silat Seni, Debat Bahasa Inggris Tim, Peradilan Semu (Moot Court), MHQ 30 Juz Putri, dan Futsal Putra.

Sementara itu, 10 medali perunggu berasal dari Pop Solo Islami Putra/Putri, Seni Tunggal Putra Pencak Silat Seni, Tunggal Putra Tenis Meja, Tunggal Putri Tenis Meja, Debat Bahasa Arab Tim, Debat Konstitusi Tim, Inovasi Media Pembelajaran Tim, LKTI Tim, KATA Perorangan Putra, serta Kaligrafi Naskah.

Keragaman cabang tersebut memperlihatkan satu hal, bahwa kompetisi mahasiswa tidak berhenti pada kemampuan akademik di ruang kelas. Panggung prestasi juga hadir melalui olahraga, seni, kemampuan berbahasa, penguasaan keilmuan, kreativitas, hingga keterampilan bekerja dalam tim.

Bagi mahasiswa yang turun bertanding, setiap nomor membawa tantangan yang berbeda. Ada yang harus menjaga konsistensi gerakan, menyusun argumentasi, menguji gagasan, menghafal, membaca situasi pertandingan, hingga tampil di hadapan juri. Semua menuntut persiapan sekaligus keberanian untuk membawa hasil latihan ke ruang kompetisi.

PORSI JAWARA II 2026 akhirnya menjadi salah satu ruang bagi mahasiswa UIN Sunan Kalijaga untuk mempertemukan proses tersebut dengan pengalaman nyata. Medali menjadi hasil yang terlihat, sementara pengalaman bertanding, bekerja sama, mengelola tekanan, dan belajar dari kompetisi menjadi bekal yang ikut dibawa pulang.

Dengan 18 medali yang meliputi, tiga emas, lima perak, dan 10 perunggu, UIN Sunan Kalijaga menutup keikutsertaannya dalam PORSI JAWARA II 2026 dengan capaian dari berbagai bidang. Lebih dari sekadar deretan angka dalam klasemen, perolehan itu menjadi gambaran tentang mahasiswa yang diberi ruang untuk tumbuh melalui kemampuan yang beragam.

Dari lintasan panjat dinding hingga panggung musabaqah, dari arena olahraga hingga ruang debat dan karya ilmiah, mahasiswa Kalijaga menunjukkan bahwa prestasi memiliki banyak jalan untuk sampai ke podium.(humassk)