UIN SUKA

Senin, 23 Februari 2026 08:46:00 WIB

0

PUASA DAN MENTAL SEHAT DI ERA OVERLOAD di Sampaikan pada Ceramah Terawih di Laboratorium Agama, oleh Prof Dr Eva Latipah Dosen FTIK UIN Sunan Kalijaga

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ،

وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا،

مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ.

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ،

وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ.

قَالَ اللَّهُ تَعَالَى فِي الْقُرْآنِ الْكَرِيمِ:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

صَدَقَ اللَّهُ الْعَظِيمُ.

1. Fungsi HP

Para jamaah tarawih yang dirahmati Allah,

apakah masih ada jamaah yg tdk pake HP? (Hening sejenak…)

Hampir semua sudah memiliki HP.

Hari ini HP terasa seperti kebutuhan primer. Bukan sekadar gaya hidup, tetapi penyambung hidup. Bahkan sering kita rasakan: lebih tenang tertinggal dompet daripada tertinggal HP, karena di dalam HP tersimpan komunikasi, uang digital, pekerjaan, bahkan identitas kita.

HP mengalami pergeseran fungsi:

1. Fungsi instrumental: alat belajar, kerja, navigasi, transaksi.

2. Fungsi sosial: jembatan relasi, ruang partisipasi, media eksistensi.

3. Fungsi psikologis: hiburan, pengusir sepi, pencari validasi, peredam stres.

Ketika semua mengenal WA, Instagram, TikTok, YouTube, notifikasi tanpa henti, maka sebenarnya kita sedang hidup dalam era overload.

Apa Itu Overload informasi?

Overload informasi adalah kondisi ketika informasi yang masuk melebihi kapasitas pemrosesan otak. Otak memiliki batas dalam menyimpan dan mengolah informasi (working memory).

Ketika notifikasi datang terus-menerus,

scroll tanpa henti,

konten silih berganti,

maka sistem saraf menjadi lelah.

Tandanya:

1. Sering merasa capek padahal tidak melakukan aktivitas berat

2. Sulit fokus

3. Mudah cemas

4. Hati gelisah

5. Merasa kosong meski selalu terhubung

6. Cepat marah

Efek jangka panjangnya bisa lebih serius: Gangguan tidur kronis, Stres berkepanjangan, Penurunan daya konsentrasi, Meningkatnya risiko kecemasan dan depresi, Ketergantungan digital (addictive behavior)

Artinya, sistem saraf yang terus-menerus tegang akan mengganggu kesehatan mental kita.

TAQWA & MENTAL SEHAT

Allah berfirman: لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ — agar kamu bertaqwa. Apakah puasa otomatis menjadikan kita bertaqwa? Tidak otomatis.

Kata “la’allakum” berarti “agar” —menunjukkan proses, bukan jaminan otomatis. Artinya, puasa adalah latihan.

Taqwa adalah hasilnya. Jika kita hanya menahan lapar dan haus tetapi tetap mudah marah, tetap reaktif di media sosial, tetap tidak bisa mengendalikan diri, maka latihan itu belum menghasilkan taqwa.

Taqwa membutuhkan usaha sadar.

CIRI MENTAL SEHAT

1. Emosi stabil —tidak mudah meledak.

2. Pikiran jernih tidak overthinking.

3. Mampu menunda dorongan tidak impulsif.

Bukankah ini inti taqwa?

Taqwa adalah kemampuan mengendalikan diri karena sadar Allah melihat kita. Semakin kuat self-regulation, semakin sehat mentalnya.

Apa yang Bisa Kita Lakukan?

1. Mengurangi scroll HP. Tidak harus ekstrem, tetapi buat batasan.

2. Menaha reaksi 5 detik saat emosi muncul. Jangan langsung membalas komentar atau pesan.

3. Melambatkan nafas. Tarik 5 detik, tahan 5 detik, hembuskan 7 detik. Nafas adalah pintu masuk menenangkan sistem saraf.

4. Muhasabah sebelum tidur. Hari ini saya berhasil menahan apa? Dimana saya perlu memperbaiki diri?

Itulah proses membangun taqwa.

Jadi, Puasa adalah latihan membangun benteng diri.

Jamaah yang dirahmati Allah,

Puasa bukan sekadar menahan makan.

Puasa adalah latihan membangun benteng diri.

Di era overload ini, kita bukan hanya butuh sinyal yang kuat,

tetapi jiwa yang kuat.

Semoga Ramadhan ini menjadikan kita pribadi yang:

1. Emosinya stabil

2. Pikirannya jernih

3. Hatinya tenang

4. Hidupnya terarah

اللَّهُمَّ اجْعَلْ صِيَامَنَا صِيَامًا يُورِثُ التَّقْوَى،

وَاجْعَلْ قُلُوبَنَا مُطْمَئِنَّةً، وَنُفُوسَنَا سَلِيمَةً.

Demikian yang dapat disampaikan.

Semoga bermanfaat.

 

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.