WhatsApp Image 2026-04-21 at 10.47.10(2).jpeg

Senin, 20 April 2026 18:00:00 WIB

0

Rapat Kerja UIN Sunan Kalijaga Tekankan Prioritas Program, Efisiensi Anggaran, dan Penguatan Tata Kelola

Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menggelar Rapat Kerja (Raker) Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (AAKK) yang diikuti oleh para pimpinan universitas, kepala biro, ketua lembaga, serta kepala unit di lingkungan kampus. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan program kerja, mengevaluasi capaian, serta merumuskan langkah-langkah kebijakan ke depan, kegiatan ini dilaksanakan di University Hotel pada 20 April 2026.

Dalam sambutannya, Kepala Biro AAKK Dr. Lutfi Hamid menyampaikan bahwa Raker ini memiliki sejumlah tujuan utama, yakni mengidentifikasi dan menegaskan program prioritas masing-masing lembaga dan unit berdasarkan indikator kinerja yang telah disepakati, melakukan evaluasi capaian pendapatan Badan Layanan Umum (BLU) tahun 2026, membahas Organisasi dan Tata Kerja (Ortaker), serta menyusun dan menajamkan Rencana Strategis (Renstra).


“Kegiatan ini dilaksanakan dalam waktu yang terbatas, namun kami berharap seluruh peserta dapat melakukan pencermatan secara efektif dan menghasilkan rumusan yang optimal. Jika terdapat program yang perlu penyesuaian, revisi, atau relokasi anggaran, hal tersebut dapat ditindaklanjuti sebagai rencana kerja lanjutan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya ketelitian dalam penyusunan program agar tidak terjadi tumpang tindih (overlap) serta memastikan seluruh kebijakan mampu memberikan dukungan optimal terhadap kinerja lembaga.

Sementara itu, Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof. Noorhaidi Hasan dalam arahannya menegaskan bahwa Raker ini merupakan momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan meningkatkan kualitas kinerja institusi di tengah dinamika kebijakan nasional dan keterbatasan anggaran.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah memastikan program-program kita berjalan lebih baik ke depan, sekaligus memperkuat koordinasi untuk mencapai target institusi. Pengalaman tahun 2025 menunjukkan bahwa meskipun terjadi efisiensi dan perubahan kebijakan, kita tetap mampu bergerak dan berprestasi. Ini patut kita apresiasi bersama,” ungkap Rektor.


Rektor juga mengingatkan bahwa pada tahun 2026, kondisi anggaran diproyeksikan lebih menantang dibandingkan tahun sebelumnya. Oleh karena itu, seluruh unit diminta untuk lebih cermat dalam menentukan prioritas program, mengedepankan prinsip efisiensi, serta menghindari kegiatan yang kurang berdampak signifikan.

“Dalam situasi anggaran yang menurun, kita harus mampu memilah mana program yang benar-benar prioritas dan mendukung pencapaian visi institusi. Transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola keuangan juga harus terus dijaga,” tegasnya.

Selain itu, Rektor turut menyinggung pentingnya pengembangan akademik, termasuk rencana pembukaan program studi baru yang harus mempertimbangkan kebutuhan pasar dan kesiapan institusi. Ia juga mendorong penguatan inovasi pembelajaran di tengah perkembangan teknologi, termasuk tantangan penggunaan kecerdasan buatan di kalangan mahasiswa.

Pada akhir kegiatan, direncanakan pemberian apresiasi kepada unit-unit dengan kinerja terbaik sebagai bentuk motivasi untuk terus meningkatkan produktivitas dan kontribusi terhadap kemajuan universitas.

Rapat kerja ini diharapkan menghasilkan rumusan kebijakan yang lebih terarah, adaptif, dan responsif terhadap tantangan ke depan, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola universitas yang unggul, transparan, dan berdaya saing.(humassk)