WhatsApp Image 2026-06-10 at 13.12.14.jpeg

Rabu, 10 Juni 2026 14:24:00 WIB

0

Bekali SDM Hadapi Keadaan Darurat, UIN Sunan Kalijaga Gelar Pelatihan APAR

Bagian Umum Biro Administrasi Umum dan Keuangan (AUK) UIN Sunan Kalijaga menyelenggarakan Pelatihan Pemakaian Alat Pemadam Api Ringan (APAR) pada Rabu (10/06/2026) pagi di halaman Greenhouse kampus. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman serta keterampilan praktis pegawai dalam menghadapi potensi kebakaran di lingkungan kampus.

Kepala Biro Administrasi Umum dan Keuangan (Kabiro AUK), Dr. H. Ali Sodiq, menegaskan bahwa kemampuan menggunakan APAR merupakan bagian penting dari upaya keselamatan dan keamanan kerja. Menurutnya, keberadaan APAR harus diimbangi dengan pengetahuan dan keterampilan pengguna dalam mengoperasikannya.


“Kita harus tahu fungsi APAR, cara menggunakannya, dan teknik memadamkan api yang paling efektif. Jangan sampai APAR tersedia, tetapi tidak ada yang mampu menggunakannya. Selain itu, seluruh APAR di kampus juga telah diperiksa dan diperbarui secara berkala setiap tahun agar tetap berfungsi dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Umum, Radiman, S.T., M.T., berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan serius dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menambah keterampilan mitigasi kebakaran. Ia menjelaskan bahwa peserta yang hadir berasal dari berbagai unit kerja, fakultas, gedung, hingga mahasiswa.

“Kami mengundang perwakilan dari seluruh fakultas, setiap gedung, dan mahasiswa. Harapannya, di setiap gedung terdapat agen atau personel yang memiliki kemampuan menggunakan APAR sehingga dapat bertindak cepat saat terjadi keadaan darurat,” katanya.

Materi pelatihan disampaikan oleh Nur Khodiq dari CV. Segala Safety. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan prinsip dasar penanganan kebakaran, yakni tetap tenang dan tidak melawan arah angin saat melakukan pemadaman. Peserta juga diperkenalkan dengan metode pemadaman tradisional menggunakan karung basah serta teknik pemadaman modern menggunakan APAR.


“Jika penutupan api menggunakan karung basah tidak dilakukan dengan sempurna, api masih dapat menyala bahkan berpotensi membesar. Karena itu, proses pemadaman harus dilakukan secara tepat dan tuntas,” jelasnya.

Setelah sesi teori, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung. Para peserta yang terdiri atas Kasubbag TU-RT, staf bagian umum, staf fakultas, petugas keamanan, hingga cleaning service mendapat kesempatan mencoba memadamkan api menggunakan metode tradisional maupun APAR.

Saat ini, UIN Sunan Kalijaga memiliki sekitar 90 tabung APAR jenis powder yang tersebar di berbagai gedung kampus. APAR jenis ini dipilih karena bersifat multifungsi dan aman digunakan untuk memadamkan kebakaran yang melibatkan instalasi atau jaringan listrik. Seluruh peralatan tersebut juga menjalani pemeriksaan dan pembaruan secara berkala setiap tahun.

Melalui pelatihan ini, UIN Sunan Kalijaga menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya keselamatan di lingkungan kampus. Tidak hanya menyediakan sarana penanggulangan kebakaran, kampus juga memastikan sumber daya manusia yang ada memiliki kesiapan dan keterampilan yang memadai dalam menghadapi situasi darurat.(humassk)