WhatsApp Image 2026-09-26 at 18.52.44(1).jpeg

Sabtu, 26 September 2026 12:36:00 WIB

0

Menteri PPPA Pulang ke Almamater, Jalan Sehat Warnai Peringatan 75 Tahun UIN Sunan Kalijaga

Ribuan orang mengular keluar dari gerbang utama UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Sabtu (26/9/2026). Dosen, pegawai, mahasiswa, pensiunan, alumni, keluarga pegawai, hingga warga sekitar kampus berjalan bersama menempuh rute sekitar 4,5 kilometer. Sesekali langkah melambat untuk menyapa teman lama atau menunggu anggota keluarga yang tertinggal.


Pemandangan itu menjadi inti jalan sehat dalam rangka Dies Natalis ke-75 UIN Sunan Kalijaga. Di tengah kesibukan akademik dan pekerjaan sehari-hari, kegiatan ini memberi ruang bagi keluarga besar kampus untuk bertemu, berbagi kebahagiaan, dan mempererat persaudaraan. Kebersamaan tersebut diharapkan menjadi penyegar semangat untuk kembali bekerja dan belajar, sejalan dengan tema dies natalis ke-75, “Dari Keunggulan Akademik Menuju Dampak Global”.

Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Noorhaidi Hasan, bersama Ketua Presidium IKASUKA sekaligus Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, melepas peserta dari halaman Gedung Pusat Administrasi Umum (PAU). Rektor menyampaikan bahwa jalan sehat ini menjadi kesempatan untuk menguatkan solidaritas dan rasa kekeluargaan seluruh unsur UIN Sunan Kalijaga. Ia juga mengapresiasi dukungan IKASUKA dan para mitra yang turut memeriahkan kegiatan.


Kehadiran Arifah Fauzi dalam perayaan 75 tahun UIN Sunan Kalijaga juga membawa cerita tentang hubungan yang terus terjaga antara almamater dan alumninya. Sebagai alumni Fakultas Dakwah dan Komunikasi, ia mengaku bangga pernah menjadi bagian dari perjalanan UIN Sunan Kalijaga. Baginya, melihat kampus terus tumbuh dan melahirkan lulusan yang berkiprah di berbagai bidang menjadi kebanggaan tersendiri sebagai bagian dari keluarga alumni.

Kebanggaan itu pula yang membawanya hadir bukan hanya sebagai Menteri PPPA, tetapi juga sebagai Ketua Presidium IKASUKA. Bersama jejaring alumni, Arifah ikut merayakan perjalanan UIN Sunan Kalijaga memasuki usia ke-75. Kehadiran alumni dalam momentum ini mengingatkan bahwa sejauh apa pun langkah lulusan setelah meninggalkan kampus, almamater tetap menjadi bagian dari cerita perjalanan mereka.


Semangat berbagi turut hadir dalam perayaan tersebut. Melalui kerja sama dengan BAZNAS RI, bantuan diserahkan secara simbolis kepada mahasiswa UIN Sunan Kalijaga asal Nusa Tenggara Timur yang terdampak gempa. Momen itu mengingatkan bahwa persaudaraan kampus juga terwujud melalui kepedulian ketika ada anggotanya yang membutuhkan dukungan.

Selepas menempuh rute yang ditentukan, peserta membubuhkan stempel pada kupon di titik Balaiyasa sebelum kembali ke halaman PAU. Di garis finis, kegembiraan berlanjut lewat pembagian ribuan hadiah. Setiap nomor undian yang disebut membuat peserta memeriksa kupon masing-masing; sorak pun pecah ketika seorang teman atau anggota keluarga maju sebagai pemenang.


Hadiah berasal dari fakultas, unit, dan berbagai bagian di lingkungan UIN Sunan Kalijaga, serta para mitra, di antaranya PT Ghana, BSI, BPD DIY, BNI, dan lain sebagainya.  Lebih dari 40 nomor pemenang hadiah utama telah diundi oleh rektor bersama pimpinan, dimasukkan ke dalam amplop, lalu diumumkan menjelang akhir acara. Dua sepeda motor sebagai hadiah utama diterima oleh Supriyono, pegawai Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, serta seorang petugas taman.

Jalan sehat itu berakhir di tempat peserta memulainya, tetapi suasana yang dibangun sepanjang pagi diharapkan terbawa ke hari-hari berikutnya. Setelah tertawa, berjalan, dan berbagi perhatian bersama, keluarga besar UIN Sunan Kalijaga kembali pada perannya masing-masing dengan ikatan yang lebih erat dan energi baru untuk memajukan kampus dan terus memberikan dampak. (humassk)