“Selamat ulang tahun
UIN Sunan Kalijaga!”
Ucapan itu datang
dari warga yang menerima pembagian nasi boks selepas jalan sehat Dies Natalis ke-75 UIN
Sunan Kalijaga Yogyakarta, Sabtu (26/9/2026). Sederhana, spontan, tetapi
menjadi bagian dari hangatnya perayaan ulang tahun UIN Sunan Kalijaga
Yogyakarta yang tahun ini memasuki usia ke-75.
Jalan sehat yang
berlangsung sejak pagi hingga siang hari dengan titik kumpul di halaman Gedung
Saifuddin Zuhri (PAU) menjadi salah satu rangkaian perayaan Dies Natalis ke-75
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Setelah kegiatan selesai, kebahagiaan dari
momentum tersebut kemudian dibawa keluar dari lingkungan kampus.
Tim Humas UIN Sunan
Kalijaga membagikan berbagai macam nasi boks kepada masyarakat yang beraktivitas di
sekitar kampus, khususnya di kawasan Sapen. Para pedagang di pinggir jalan,
pengemudi ojek online (ojol), pemulung, serta sejumlah warga sekitar
turut menerima makanan sebagai bagian dari semangat berbagi dalam momentum Dies
Natalis ke-75.
Bagi sebagian
penerima, pemberian tersebut mungkin tampak sederhana. Namun, bagi UIN Sunan
Kalijaga, berbagi menjadi cara untuk menghidupkan makna perayaan sekaligus
menjaga kedekatan kampus dengan masyarakat di lingkungan sekitarnya.
Sejumlah warga yang
menerima makanan bahkan turut memberikan ucapan selamat dan doa bagi UIN Sunan
Kalijaga. Ucapan tersebut menjadi semacam “balasan” hangat atas kebahagiaan
yang dibagikan UIN Sunan Kalijaga pada hari itu.
Perjumpaan singkat
antara sivitas kampus dan masyarakat tersebut memperlihatkan bahwa sebuah
perguruan tinggi tidak hanya hadir melalui kegiatan akademik di dalam
ruang-ruang kelas, tetapi juga melalui relasi sosial dengan lingkungan di
sekitarnya.
Semangat berbagi ini
menjadi bagian kecil dari upaya menerjemahkan tema Dies Natalis ke-75 UIN Sunan
Kalijaga, “Dari Keunggulan Akademik Menuju Dampak Global.” Sebelum
berbicara tentang dampak yang lebih luas, kebermanfaatan dapat dimulai dari
lingkungan terdekat, dari masyarakat yang setiap hari hidup dan beraktivitas di
sekitar kampus.
Memasuki usia 75
tahun, UIN Sunan Kalijaga terus menempatkan keberadaan kampus sebagai bagian
dari kehidupan masyarakat. Perayaan pun tidak hanya menjadi momentum untuk
melihat perjalanan yang telah dilalui, tetapi juga kesempatan untuk berbagi
kebahagiaan dan menghadirkan manfaat, bahkan melalui hal sederhana.
Sebab, ulang tahun
bukan hanya tentang bertambahnya usia. Ia juga tentang bagaimana keberadaan
sebuah institusi dapat terus memberi arti bagi orang-orang di
sekitarnya.(humassk)